Ratusan petugas gabungan kolaborasi perimbasan pohon di Kudus
Aksi gotong royong perimbasan pohon antara PT. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kudus dan Pemerintah Kabupaten Kudus Jawa Tengah dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Elshinta.com - Aksi gotong royong perimbasan pohon antara PT. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kudus dan Pemerintah Kabupaten Kudus Jawa Tengah dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kudus Sam'ani Intakoris saat memimpin apel bersama perimbasan pohon di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Senin (21/4).
"Ini suatu kolaborasi yang sangat luar biasa antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Kudus dalam rangka perimbasan pohon. Tujuannya untuk melayani masyarakat," ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Selasa (22/4).
Dijelaskan, adanya gotong royong antar instansi memberikan kemudahan akses bagi kedua pihak. PLN tak hanya menyelamatkan jaringannya, tapi juga menjaga estetika. Jaringan listrik yang terkena ranting dan dahan dapat menyebabkan konsleting dan pemadaman listrik.
Kerja sama ini harapkan memudahkan PLN untuk menyelamatkan jaringan listrik sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat terutama para pengguna jalan. Terkait titik perimbasan, pihaknya meminta PLN dan instansi terkait memantau seluruh titik di wilayah Kudus.
"Semua titik yang sekiranya perlu dirimbas harus ditindaklanjuti. Insyaallah kolaborasi ini didukung Forkopimda. Kami minta dukungan dan doa masyarakat juga, mungkin masih banyak kekurangan. Kami upayakan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," tuturnya.
Manager PLN UP3 Kudus, Firman Sadikin menjelaskan saat ini sudah ada 45 titik yang akan dirimbas. Meskipun begitu, Firman memastikan semua titik menjadi prioritas. Sehingga kondisi jaringan listrik aman dan masyarakat makin nyaman.
"Kami sudah melakukan inspeksi dan ada 45 titik yang akan kami rimbas. Tapi sesuai petunjuk Pak Bupati, semua titik adalah prioritas," terangnya.
Dalam dua hari kegiatan perimbahasan, pihaknya melibatkan 190 personel gabungan dari Dinas PKPLH, Dishub, vendor lokal, dan tim PDKB yang terdiri dari PLN UP3 Kudus, Semarang, Salatiga dan Tegal. Firman menjelaskan kolaborasi ini tak hanya untuk meningkatkan keandalan listrik tapi juga mewujudkan visi misi yakni mewujudkan masyarakat Kudus yang sejahtera, harmoni, dan takwa.
Kepala Dinas PKPLH Kudus Abdul Halil menjelaskan pihaknya menerjunkan 25 petugas dan dua armada tambahan. Kemudian tiga unit kendaraan untuk pengangkutan hasil rimbasan. Halil menjelaskan titik perimbasan awal ada di area perkotaan, selanjutnya di seluruh wilayah Kabupaten Kudus