Pengalaman seru, dilantik jadi P3K di Puncak Gunung Tidar
Bagi Alifia, Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K), menjadi pengalaman seru saat dirinya dilantik menjadi P3K di puncak Gunung Tidar.
Elshinta.com - Bagi Alifia, Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K), menjadi pengalaman seru saat dirinya dilantik menjadi P3K di puncak Gunung Tidar. Bagaimana tidak, ia harus berpeluh keringat untuk mencapai gunung yang memiliki ketinggian 503 M Diatas Permukaan Air Laut.
"Biasanya kalau pelantikan kan di gedung atau pendopo, tapi ini di puncak gunung Tidar, di alam bebas dan harus mendaki. Jadi pengalaman seru dan tak terlupakan," ujar Alifia yang dinas di Disperkim usai dilantik, Rabu (30/4).
Ia juga mengapresiasi ide pelantikan di puncak gunung Tidar, dengan disaksikan wisatawan yang sebagian besar hendak berziarah di makam Syekh Subakir dan Kyai Semar.
Alifia dilantik bersama 260 ASN lainnya oleh Wali Kota Magelang Jateng Damar Prasetyono. Pelantikan dan pengambilan sumpah janji dipuncak gunung Tidar memang baru pertama kali dilaksanakan sepanjang sejarah berdirinya Kota Magelang.
Damar menyampaikan, ia memang menginginkan para pegawai ini dilantik dan diambil sumpah janjinya di puncak gunung Tidar. Selain karena gunung ini sebagai kebanggaan warga Magelang, juga dikenal sebagai Pakuning Tanah Jawa.
Disini ia berharap pegawai yang berharap, pegawai yang baru dilantik tetap kuat, teguh dan setia menunaikan janji ASN, demi pengabdian pada nusa, bangsa dan masyarakat Indonesia.
Untuk diketahui, Damar melantik dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan kepada 18 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), terdiri dari 14 orang dari formasi tahun 2024 dan 4 orang lulusan pola pembibitan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) tahun 2024.
Kemudian, sebanyak 187 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang telah melalui proses seleksi dan pemberkasan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, telah dilaksanakan pula pengambilan sumpah janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk 29 orang, terdiri dari PNS baru dan PNS aktif atau lama, dan pengambilan sumpah janji PPPK jabatan fungsional untuk 27 orang.
"Pengabdian para ASN ini bukan sekadar formalitas administratif, namun amanah yang harus dijalankan dengan ketulusan, keikhlasan, dan keberanian," pesan Damar seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Rabu (30/4).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Magelang, Anita Diah Lestari, menyebutkan bahwa sebetulnya ada 188 orang PPPK yang seharusnya dilantik, namun ada 1 orang yang mengundurkan diri.
Dia berujar, semestinya semua peserta naik ke puncak Gunung Tidar, namun ada 8 orang yang tidak naik karena alasan kesehatan dan hamil. Mereka kemudian mengikuti pelantikan via zoom di kantor UPT Kebun Raya Gunung Tidar.
"Kita tidak bisa memastikan kondisi seseorang dan memaksakan. Jadi secara teknis kita bagi dua prosesinya, ada yang di bawah (di kantor UPT Kebun Raya Gunung Tidar) untuk yang tidak mampu naik karena hamil, uzur ataupun sakit. Kita sediakan secara zoom," jelas Anita.
Menurut Anita, pelantikan dan pengambilan sumpah janji ini Gunung Tidar sebagai bagian dari upaya untuk mempromosikan destinasi wisata di Kota Magelang. Di sisi lain, di lembah Tidar ini pula, putra-putri terbaik bangsa Indonesia ditempa dan lahir menjadi pemimpin.