Prabowo gencarkan Program Digitalisasi Sekolah di Indonesia

Presiden Prabowo Subianto berharap digitalisasi disekolah dapat diwujudkan dan setiap sekolah di Indonesia ditempatkan layar televisi sebagai fasilitas pendukung proses belajar mengajar. Hal ini disampaikan saat pidato Peringatan Hari Pendidikan Nasional(Hardiknas) di SDN 5 Cimahpar Bogor Jawa Barat, Jumat (2/4/2025).

Update: 2025-05-03 06:29 GMT
Presiden Prabowo bersama murid SDN 5 Cimahpar Bogor, Jawa Barat, pada momen Peringatan Hardiknas, Jumat (2/5/2025). Foto : Tim Media Presiden

Elshinta.com - Presiden Prabowo Subianto berharap digitalisasi disekolah dapat diwujudkan dan setiap sekolah di Indonesia ditempatkan layar televisi sebagai fasilitas pendukung proses belajar mengajar. Hal ini disampaikan saat pidato Peringatan Hari Pendidikan Nasional(Hardiknas) di SDN 5 Cimahpar Bogor Jawa Barat, Jumat (2/4/2025).

“Kita tidak boleh ketinggalan, kita negara yg kaya tidak pantas kekayaan kita tidak jaga. Kita jadi bangsa bodoh kalau tidak bisa menjaga kekayaan kita dengan  keberanian kita untuk  menguasai kekayaan kita sendiri utk memberi seluruh rakyat Indonesia ini, perjuangan saya dan pemerintah saya,” tegasnya.

Presiden juga menilai bahwa sekolah-sekolah yang terpencil juga membutuhkan informasi cepat dan perkembangan teknologi sehingga pertumbuhan dunia pendidikan akan merata di semua daerah. Dengan digitalisasi, guru tidak akan kesulitan dalam mencari bahan untuk mengajar. Bahkan Presiden berniat mengumpulkan guru-guru yang terbaik ditempatkan atau dipusatkan di seluruh studio dan mereka akan mengajar ke seluruh sekolah di Indonesia.

“Saya ingin ada digitalisasi sekolah-sekolah, kita akan taruh layar layar televisi di setiap sekolah kita. Di situ kita bisa memberi pelajaran yang terbaik. Dan ini bisa bermanfaat di sekolah sekolah apalagi di daerah terpencil, daerah tertinggal, terluar, ataupun di daerah kota yang mengalami kesulitan mendapat bahan atau mendapat guru yang ahli di bidang bidang tertentu,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden berharap dalam 2 bulan kedepan,  sudah dimulainya  sekolah-sekolah pertama menerima layar televisi. Sasaran Presiden adalah dalam satu tahun, pertengahan 2026 semua sekolah di Indonesia bisa mendapat pelajaran dari layar televisi tersebut untuk mempercepat proses digititalisasi di dunia pendidikan di Indonesia.

Penulis: Sri Lestari/Ter

Tags:    

Similar News