Muh Haris gembleng KAHMI Jateng untuk terus berkhidmat

Ketua Presidium Majelis Wilayah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Tengah Muh Haris yang juga Anggota DPRI Dapil 1 Jateng menggembleng ratusan kader KAHMI Jawa Tengah

Update: 2025-05-19 19:32 GMT
Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Ketua Presidium Majelis Wilayah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Tengah Muh Haris yang juga Anggota DPRI Dapil 1 Jateng menggembleng ratusan kader KAHMI Jawa Tengah dalam Halal Bihalal & Silaturohmi Majelis Wilayah Jawa Tengah di Hotel Wahid Prime, Salatiga, Sabtu (17/5/2025). Muh  Haris meminta KAHMI Jawa Tengah untuk terus berkhidmat sebagai lokomotif transformasi sosial dengan prinsip modernisasi dan kaderisasi.

Dengan tema Berkhidmat Mengembang KAHMI Jateng untuk Indonesia Emas yang diridhoi Allah SWT ini.

Berkhidmad menurut Muh Haris adalah keunggulan spiritual dalam menjalankan amanah, bukan sekadar bekerja.

Adapun pengabdian KAHMI menurutnya, adalah aktivitas sosial dan keilmuan sebagai bentuk tanggung jawab spiritual. Hubungannya KAHMI Jateng dengan potensi strategis bangsa, Muh Haris menyebut, meliputi akademisi, birokrasi, politik, ekonomi, hukum dan masyarakat sipil.

"Peran KAHMI sebagai lokomotif transformasi sosial dengan prinsip modernisasi dan kaderisasi. KAHMI sebagai pengawal moral bangsa dan keadilan sosial," paparnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Senin (19/5). 

Muh Haris juga memaparkan empat pilar pengembangan KAHMI Jateng. Pertama penguatan organisasi dengan mereformasi kepemimpinan dan digitalisasi manajemen. Kemudian kolaborasi lintas sektoral dengan bekerja sama dengan pemerintah, akademisi, dan dunia usaha.  

Selain itu, membangun kader muda berjiwa pemimpin dan berpijak pada nilai Islam. 

"Adapun aksi nyata untuk masyarakat misalnya program sosial untuk UMKM digital,  beasiswa,  lingkungan, dan literasi keislaman," tegasnya. 

Koordinator Presidium KAHMI Jateng Masrifan Djamil mengatakan, tantangan ke depan KAHMI saat ini di antaranya kaderisasi agar bisa berlanjut.  Sebab kemajuan teknologi informasi saat ini menggerus minat generasi muda untuk bergabung untuk mengembangkan diri  bersama HMI.

"Perkebunan informasi di media sosial menjadi tantangan HMI  yang berat saat ini," katanya.

Tags:    

Similar News