Kejurprov futsal antar pelajar SMA sukses, tahun 2026 digelar tingkat nasional
Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) futsal antar SMA dan SMK se Sumatera Barat (Sumbar) berjalan lancar dan sukses.
Elshinta.com - Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) futsal antar SMA dan SMK se Sumatera Barat (Sumbar) berjalan lancar dan sukses.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumbar, Maifrizon mengatakan, kegiatan tersebut berjalan lancar, dapat diselenggarakan sesuai waktu yang dijadwalkan. Kegiatan tersebut berlangsung dari 16-18 Mei 2025 di Rafhely Futsal Bypas, Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji Kota Padang.
Kegiatan tersebut dinilai sukses dimana selama kegiatan berlangsung tidak ada insiden baik antar pemain maupun suporter dan penonton.
"Semuanya sportif. Suporter memberikan motivasi sehingga semunya indah. Kita pemerintah mengharapkan itu," sebut Maifrizon seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Musthofa, Rabu (21/5).
Maifrizon mengatakan, event antar pelajar tersebut diadakan, selain menyalurkan hobi dan membina generasi muda berbakat di olahraga futsal, kegiatan tersebut diharapkan bisa mengantisipasi kenakalan remaja.
"Maraknya kenakalan remaja seperti aksi tawuran dan balap liar, melalui kegiatan positif seperti ini, sehingga tidak ada waktu mereka lagi untuk keluar malam, karena sudah letih bermain olahraga dan dengan sendirinya mereka tidur malam," sebut Maifrizon.
Maifrizon mengatakan, Kejurprov ini terlaksana atas dukungan anggaran APBD Provinsi Sumbar dalam rangka pembinaan generasi muda dibidang olahraga.
Ketua Cabang Olahraga Futsal Sumbar ini menyebutkan, tahun 2026 mendatang, kegiatan serupa ditingkatkan menjadi kejuaraan futsal tingkat nasional.
Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Futsal antar SMA, SMK dan MA se Sumbar 2025, SMA Semen Padang keluar sebagai juara satu setelah menundukkan SMAN 2 Padang di final dengan skor 3-2, Senin (19/5/2025).
SMA Semen Padang berhak membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp7,5 juta sekaligus piagam dan medali. Peringkat kedua diperoleh SMAN 2 Padang, yang menerima hadiah uang pembinaan Rp6 juta serta piagam dan medali.
Juara ketiga, SMAN 1 Lubuk Alung Padangpariaman, dan menerima uang pembinaan senilai Rp5 juta beserta piagam dan medali. Juara empat, SMA Adabiah Padang juara harapan I, menerima uang pembinaan Rp3 juta, beserta piagam dan medali.