Bentuk tim kurban, Kadis Ketapang: Memastikan kelayakan hewan
Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Bekasi membentuk tim kurban untuk mengawasi kesehatan dan kelayakan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha.
Elshinta.com - Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Bekasi membentuk tim kurban untuk mengawasi kesehatan dan kelayakan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha.
Kepala Dinas Ketapang Kota Bekasi, Herbert Panjaitan mengatakan tim ini merupakan langkah proaktif untuk memastikan hewan kurban yang diperdagangkan di Kota Bekasi aman dikonsumsi.
"Nanti kita bagi tim berdasarkan kewenangan masing-masing untuk wilayah tugasnya, untuk mencatat dan mengatur perihal ketentuan terkait lapak-lapak penjualan lokasi hewan kurban," kata Herbert, Selasa (20/5/2025).
Adapun instansi yang terlibat, Ia menjelaskan seperti Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, unsur wilayah, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia, dan para pengurus DKM.
"Pedagang silakan menjual hewan kurban, tetapi tetap memperhatikan ketentuan K3 di wilayah," ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamzah Aryanto, Rabu (21/5).
Tim tersebut memiliki beberapa tugas penting, seperti, Dinas Perhubungan akan memonitor arus masuk hewan kurban dari luar Kota Bekasi.
Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan akan melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban di berbagai lokasi penjualan.
"Tim ini akan melakukan pemeriksaan kesehatan dan fisik hewan, serta pemeriksaan administrasi hewan," jelas Herbert.
Setelah pemeriksaan, tim akan memasang poster di setiap lapak yang telah dinyatakan hewannya sehat.
Selain itu, akan diadakan sosialisasi kepada pengurus DKM mengenai tata cara pemotongan dan pengolahan hewan kurban yang sehat, halal, dan higienis.
"Rapat sosialisasi akan digelar pada tanggal 21 Juni, dan tim akan mulai bekerja di lapangan pada tanggal 26 Juni setelah pelepasan oleh Bapak Walikota," ujarnya.
Langkah ini diharapkan dapat menjamin keamanan dan kesehatan pangan bagi masyarakat Kota Bekasi selama perayaan Idul Adha.