Kementerian Pariwisata dukung event BBTF 2025 

Pemerintah dalam hal ini melaluI Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia mendukung penuh pelaksanaan event Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2025 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Juni di Bali.

Update: 2025-06-11 23:23 GMT
Sumber foto: Eko Sulestyono/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah dalam hal ini melaluI Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia mendukung penuh pelaksanaan event Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2025 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Juni di Bali.

Dalam kesempatan ini, Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana, berharap dengan adanya pameran pariwisata Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2025 maka hal itu l akan menjadi gerbang penghubung dunia dengan berbagai destinasi di Indonesia.

“BBTF (Bali and Beyond Travel Fair) adalah gerbang kita untuk menginspirasi para traveller, menghubungkan Bali dengan berbagai destinasi sepanjang Indonesia dan memperkenalkan keberagaman kita kepada seluruh dunia,” kata Widiyanti Putri Wardhana di Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (11/10). 

Widiyanti menambahkan bahwa untuk memperkenalkan Indonesia, ia meminta agar BBTF promosi di skala lebih luas, terutama untuk Bali masing-masing di Kabupaten Jembrana dan Kabupaten Buleleng. Selain itu diharapkan juga  bisa menjangkau hingga Kabupaten Banyuwangi di Jawa Timur.

Menurutjya dengan mempromosikan BBTF maka hal itu juga menunjukkan dukungan terhadap pariwisata yang inklusif terhadap destinasi pariwisata dan produk wisata untuk menuju pariwisata berkelanjutan.

Dalam kesempatan ini ia juga mengajak seluruh pihak mempromosikan 10 destinasi wisata prioritas dan tiga destinasi regional wisata.

“Pariwisata tidak hanya industri, tetapi cerita yang kita bagikan dan sebarkan ke seluruh dunia, yang juga membuka lapangan kerja, dengan rasa optimis kami ingin menarik 60 juta kedatangan turis ke Indonesia,” tegasnya.

Ketua Pelaksana BBTF 2025 sekaligus Ketua DPD Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Bali yaitu I Putu Winastra mengatakan bahwa pelaksanaan BBTF 2025 ini tak hanya mengutamakan Bali saja.

Mereka juga  turut mengajak provinsi lainnya andil dalam pameran. Ada 11 provinsi yang ikut serta adalah Bali, Jakarta, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur, (NTT) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Barat, Jawa Tengah, Bangka Belitung, Lampung, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Selatan.

“Tahun ini, BBTF dengan bangga mempertemukan 529 pembeli dari 45 negara, termasuk 499 perusahaan penjual dari 216 peserta pameran yang mewakili 7 negara yaitu dari Indonesia, Spanyol, Malaysia, Singapura, Amerika Serikat (USA), Namibia, dan Thailand,“ kata I Putu Winastra.

Winastra juga memastikan bahwa BBTF 2025 bukan hanya sekedar pameran pariwisata internasional milik Bali. Menurutnya momentum ini juga sekaligus menjadi wadah untuk mempromosikan daya saing destinasi di seluruh Indonesia dan mengangkat dunia pariwisata nasional secara global.

Sementara itu sebagai informasi, Tahun ini BBTF mengambil tema “Indonesia Preserving Green Nature and Culture Heritage for the World” dimana Indonesia ingin melestarikan alam yang hijau untuk dunia.

“Hal ini mencerminkan komitmen mendalam kami, dimulai dari Bali dan mempromosikan serta menjaga keberlanjutan lingkungan dan budaya sekaligus memposisikan Indonesia sebagai destinasi global dengan identitas yang kuat dan daya tarik jangka panjang,” pungkasnya.

Tags:    

Similar News