Hari ke-5 pemulangan haji, 150 jemaah Debarkasi Solo masih dirawat di Arab Saudi
Hingga hari ke 5 Operasional Haji masa pemulangan, Selasa (17/6/2025) pagi, Debarkasi Solo telah menerima kedatangan sebanyak 15 kloter jemaah haji dari Tanah Suci.
Elshinta.com - Hingga hari ke 5 Operasional Haji masa pemulangan, Selasa (17/6/2025) pagi, Debarkasi Solo telah menerima kedatangan sebanyak 15 kloter jemaah haji dari Tanah Suci, dengan jumlah 5.389 jemaah. Pada Selasa (17/6) tersebut, dijadwalkan Debarkasi Solo menerima kedatangan 4 kloter jemaah haji, yakni Kloter 14 asal Kabupaten Brebes, tiba di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah pada pukul 02:10, Kloter 15 asal Kabupaten Tegal tiba pukul 07:50, disusul Kloter 16 asal Tegal tiba pada pukul 14:30 dan Kloter 17 asal Tegal tiba pada pukul 21:50 WIB.
Pejabat Humas PPIH Debarkasi Solo, Gentur Rahma Indriadi mengatakan, hingga saat ini tercatat 150 jemaah haji Debarkasi Solo masih menjalani perawatan di Tanah Suci, baik di rumah sakit Arab Saudi maupun di klinik kesehatan Haji Indonesia .
"Ini memang efek paska Armusnah kecapean, sesak napas, deman dan sebagainya.Untuk yang sudah di Tanah Air, ada 3 jemaah yang sakit, masing masing 1 jemaah dirawat di Rumah Sakit Deli Serdang, Medan, 1 jemaah dirawat di Rumah Sakit Pandanaran Boyolali dan satu jemaah dirawat di RSUP Surakarta. Sedangkan jemaah yang wafat di Tanah Suci sebanyak 35 jemaah," kata Gentur Rahma Indriadi, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Rabu (18/6).
Lebih lanjut Gentur Rahma mengatakan,1 jemaah asal Debarkasi Solo, Kloter 8 asal daerah Banyumas, diturunkan di Medan dan dirawat di Rumah Sakit Deli Serdang, dikarenakan pada saat pesawat transit akan mengisi bahan bakar dari kesehatan menyatakan bahwa ada 1 jemaah mengalami gangguan kesehatan gejala stroke, yang terpaksa harus diturunkan dan mendapatkan perawatan lebih lanjut .
"Yang bersangkutan langsung diarahkan ke rumah sakit rujukan di Embarkasi KNO, di Rumah Sakit Deli Serdang, beliau Pak Bahrun didampingi istrinya di rumah sakit. Kita saat ini terus memantau perkembangan kesehatan beliau. Kami harapkan dalam waktu cepat beliau segera sehat dan dapat diterbangkan. Nanti kita akan jemput di Bandara Adi Soemarmo," kata Gentur Rahma.
Terkait 150 jemaah debarkasi Solo yang masih dirawat di Tanah Suci, pihak petugas kesehatanK kloter dan PPIH Arab Saudi terus melakukan pemantauan kesehatan. Diharapkan bisa pulang sesuai dengan kloternya. Namun jika terdapat jemaah yang masih memerlukan perawatan,maka jika telah sehat akan diikutkan kloter berikutnya untuk kembali ke tanah air.
Disinggung kegawatan Covid-19, Gentur Rahma mengatakan, hingga saat ini Embarkasi Solo masih aman Tim kesehatan embarkasi menyatakan masih aman dan tak ada gejala gejala yang menunjukkan Covid-19..