Kemensos-Kemenaker kembangkan Sekolah Rakyat, 100 titik baru

Pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu melalui program Sekolah Rakyat. Untuk tahun ajaran 2025/2026, Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) berencana menambah 100 titik baru, melanjutkan capaian 100 titik yang telah berjalan.

Update: 2025-06-20 19:21 GMT
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul saat mengunjungi Kantor Kemenaker di Jakarta, Jumat (20/6/2025). Foto: Kemensos RI

Elshinta.com - Pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu melalui program Sekolah Rakyat. Untuk tahun ajaran 2025/2026, Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) berencana menambah 100 titik baru, melanjutkan capaian 100 titik yang telah berjalan.

“Alhamdulillah yang 100 titik tuntas mulai rekrutmen siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Kita melangkah lagi untuk merencanakan 100 lagi titik di tahun ini,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul saat mengunjungi Kantor Kemenaker di Jakarta, Jumat (20/6/2025).

Untuk mendukung perluasan tersebut, kata Gus Ipul, Kemensos akan memanfaatkan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) milik Kemenaker maupun Pemerintah daerah.

“Sesuai arahan Presiden, Kemensos berkolaborasi dengan Kemenaker memanfaatkan BLK. Ada 41 BLK yang dimiliki Kemenaker, dan banyak lainnya milik pemerintah daerah. Agar Sekolah Rakyat bisa menjangkau lebih banyak anak-anak dari keluarga tidak mampu,” ujarnya.

Gus Ipul mengatakan kerja sama ini juga mencakup penyusunan kurikulum keterampilan yang menyesuaikan kebutuhan dunia kerja. Harapannya, lulusan Sekolah Rakyat tidak hanya memiliki bekal akademik, tetapi juga keterampilan praktis. “Harapan kita, lulusan Sekolah Rakyat tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki keterampilan yang bisa langsung digunakan,” kata dia.

Gus Ipul juga menambahkan, kesiapan sarana dan prasarana, termasuk yang berada di BLK, akan dinilai lebih lanjut oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyambut baik kerja sama lintas kementerian ini dan menyatakan komitmen untuk mendukung penuh pengembangan Sekolah Rakyat. “Ini program strategis dari Presiden Prabowo, dan kami siap mendukung dengan seluruh potensi balai dan keahlian yang kami miliki,” ujarnya.

Dengan langkah kerjasama ini, Kemensos berharap perluasan Sekolah Rakyat bisa dilakukan secara efisien, tepat sasaran, dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai daerah.

Penulis: Rizky Rian Saputra/Ter

 

 

 

 

 

Tags:    

Similar News