Atlet FPTI berlaga di World Cup Krakow, Chamonix dan Asean

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) terus menunjukkan keseriusan dalam membangun dan memperkuat posisi Indonesia di kancah panjat tebing internasional. Setelah aktif mengirim atlet ke berbagai disiplin ke seri IFSC World Cup 2025 sebelumnya, FPTI kembali memberangkatkan sejumlah atlet unggulan untuk berkompetisi di IFSC World Cup Krakow (Polandia) dan Chamonix (Prancis).

Update: 2025-07-03 18:13 GMT
Atlet Federasi Panjat Tebing Indonesia (FTPI) siap bertanding. Foto: humas FTPI

Elshinta.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) terus menunjukkan keseriusan dalam membangun dan memperkuat posisi Indonesia di kancah panjat tebing internasional. Setelah aktif mengirim atlet ke berbagai disiplin ke seri IFSC World Cup 2025, FPTI kembali memberangkatkan sejumlah atlet unggulan untuk berkompetisi di IFSC World Cup Krakow (Polandia) dan Chamonix (Prancis).

Tak hanya itu, FPTI juga mengirimkan Timnas Muda ke Asean Championships 2025 di Malaysia.

Fokus utama pengiriman atlet kali ini adalah untuk menggenjot performa pada disiplin Lead dan Boulder, sejalan dengan target ambisius FPTI untuk meloloskan atlet pada disiplin Lead di Olimpiade Los Angeles 2028.

Langkah ini menyusul tren positif yang ditunjukkan Timnas Lead Indonesia pada IFSC World Cup Innsbruck 2025. Dua wakil putra, Muhammad Rizky Syahrafly Simatupang dan Putra Tri Ramadani, berhasil menembus babak semifinal. Rizky menempati posisi ke-12 dengan 42 poin, sementara Putra Tri Ramadani di posisi ke-16 dengan 38+ poin.

Torehan ini menunjukkan peningkatan performa signifikan, dengan perolehan poin yang tidak terpaut jauh dari delapan besar finalis. Rizky bahkan sebelumnya berhasil lolos ke babak final di IFSC World Cup Bali 2025. Sementara itu, Sukma Lintang Cahyani juga terus berjuang keras memperkuat performanya di seri yang sama.

Untuk disiplin Boulder, meskipun Muhammad Raviandi dan Muhammad Ravianto belum berhasil menembus babak semifinal dan final di IFSC World Cup Bern dan Prague, keduanya menunjukkan performa yang cukup menjanjikan. Mereka memperlihatkan tekad kuat untuk terus menjaga dan meningkatkan performa di kancah dunia.

Peningkatan ini diharapkan menjadi momentum positif yang akan terus berlanjut di seri-seri mendatang, sekaligus memotivasi atlet disiplin Speed dan Boulder untuk terus meraih prestasi.

Timnas utama disiplin Speed akan berlaga di IFSC World Cup Krakow 2025 pada tanggal 5-6 Juli 2025. Menyusul kemudian, seri IFSC World Cup Chamonix 2025 pada 11-13 Juli 2025 akan mempertandingkan disiplin Lead dan Speed, di mana atlet Lead dan Boulder Indonesia yang telah lebih dulu berangkat juga akan berkompetisi.

Selain Timnas utama, FPTI juga mengirimkan Timnas Muda disiplin Lead dan Boulder untuk mengikuti Asean Championships 2025 di Putra Jaya, Malaysia, pada 4-6 Juli 2025. Pengiriman Timnas muda ini merupakan bagian dari program try out dan persiapan penting menjelang SEA Games 2025 di Thailand.

Sekretaris Umum PP FPTI, Pristiawan Buntoro, menegaskan bahwa pengiriman atlet ke berbagai kompetisi internasional ini adalah wujud nyata komitmen FPTI. "Pengiriman Timnas Panjat Tebing Indonesia ke Krakow dan Chamonix (IFSC World Cup Series) serta ke Malaysia (Asean Championships 2025) merupakan keseriusan kami dalam membangun kekuatan Timnas Indonesia pada disiplin Lead dan Boulder.

Ini juga selaras dengan target utama kami untuk lolos kualifikasi disiplin Lead di Olimpiade Los Angeles 2028," ujar Pristiawan.

Ia menambahkan, "Tren positif peningkatan performa atlet Lead di seri Innsbruck diharapkan menjadi modal awal untuk terus meningkatkan kepercayaan diri mereka, demi meraih prestasi puncak hingga tercapainya target di Los Angeles 2028."

Penulis: Dwi Iswanto/Ter

 

Tags:    

Similar News