Effendi Simbolon: PSBI harus jadi simbol harmoni dalam kebhinnekaan
Ketua Umum Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI), Dr. Drs. Effendi Muara Sakti Simbolon, M.I.Pol, menyampaikan harapan mendalam kepada seluruh keluarga besar PSBI dalam momen peringatan Hari Ulang Tahun.\r\n
Elshinta.com - Ketua Umum Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI), Dr. Drs. Effendi Muara Sakti Simbolon, Mi Pol, menyampaikan harapan mendalam kepada seluruh keluarga besar PSBI dalam momen peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 organisasi tersebut. Dalam sambutannya saat acara Renungan Senja dan Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata, Minggu (6/7/2025), Effendi menekankan pentingnya menjaga harmoni dan saling menghargai di antara sesama anggota.
“Harapan saya ke dalam, tentu ditujukan kepada seluruh keluarga kami yang ada di 156 wilayah, termasuk yang berada di luar negeri. Khusus kepada kita yang telah berjalan bersama selama ini, mari tetap saling menghargai,” ujar Effendi.
Ia mengutip ayat Alkitab sebagai landasan penting dalam membangun kehidupan bersama.
“Seperti yang tertulis dalam Kitab Galatia: hendaklah kamu saling tolong-menolong. Sebab kadang kita memberi bantuan, kadang kita pula yang membutuhkan. Di situlah letak penghormatan yang sesungguhnya,” lanjutnya.
Menurut Effendi, penghormatan sejati dalam komunitas PSBI bukan soal jabatan atau kekuasaan, tetapi tentang keikhlasan untuk hadir bagi satu sama lain.
“Kami tidak punya orientasi ke mana-mana. Hanya ingin terus menjaga harmoni—harmoni antar saudara, dalam keluarga besar, dan antar generasi,” tegasnya.
“Harmoni dalam keberbedaan adalah kekayaan kita. Itu nilai yang terkandung di dalam kebhinnekaan NKRI. Mari terus kita jaga bersama,” tutup Effendi, sebelum mengucapkan:
“Terima kasih PSBI Simbolon. Dirgahayu ke-1.8. Tuhan memberkati. God bless PSBI. Horas!”
Renungan Senja ini diikuti oleh jajaran pengurus pusat PSBI, tokoh adat, serta perwakilan dari 156 Pengurus Wilayah PSBI dari seluruh Indonesia dan luar negeri. Kegiatan berlangsung dengan khidmat, meski diguyur hujan di kawasan TMPN Kalibata. Usai ziarah, acara dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.
Selanjutnya, PSBI akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 7–8 Juli 2025 di The Ballroom at Pondok Indah Golf Course, Jakarta Selatan. Rakernas dijadwalkan dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dan akan dihadiri oleh lebih dari 700 peserta dari dalam dan luar negeri.
Rakernas PSBI 2025 juga akan menghadirkan sejumlah narasumber utama dari kalangan pemerintah dan tokoh nasional, termasuk Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Menteri Pertanian, Menteri Pariwisata, Menteri Ekonomi Kreatif, Menteri Kebudayaan, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Maluku Utara, para bupati dari kawasan Sumatera Utara, serta para peneliti dan tetua masyarakat adat Batak dan Nusantara.
Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata PSBI dalam memperkuat peran strategis masyarakat adat, mendorong pembangunan yang berkelanjutan, serta memperkokoh nilai-nilai kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.