Polisi rekayasa lalu lintas di Puri Kembangan karena banjir tak surut
Elshinta.com - Petugas kepolisian merekayasa lalu lintas (lalin) menuju lampu merah Puri Kembangan, Jakarta Barat imbas banjir di area tersebut yang tak kunjung surut, Selasa.
Elshinta.com - Petugas kepolisian merekayasa lalu lintas (lalin) menuju lampu merah Puri Kembangan, Jakarta Barat imbas banjir di area tersebut yang tak kunjung surut, Selasa.
Kanit lantas Polsek Kembangan AKP Karta menyebut rekayasa lalu lintas dilakukan sejak Selasa pagi, tepatnya pukul 05.30 WIB, menyusul padatnya arus lalu lintas dengan pengendara yang berangkat kerja.
"Kita lakukan rekayasa dari pukul 05.30 WIB. Lalu lintas dari arah Wali Kota Jakbar yang melintasi lampu merah (traffic light/TL) Puri Kembangan, kita lawan arus sedikit untuk mengurai kepadatan," katanya kepada ANTARA di lokasi, Selasa.
Karta menyebut, banjir kali ini lebih tinggi dibandingkan dengan banjir pada Senin (7/7) karena imbas air kiriman dari arah Ciledug, Karang Tengah.
"Pada Senin (7/7), genangan air belum begitu tinggi, sekitar 15-20 sentimeter (cm). Siangnya sekitar 11.00 WIB, itu sudah mulai surut, dan kendaraan sudah melintas. Namun, sejak pagi tadi, ada kiriman air dari Ciledug, Karang Tengah, sehingga ketinggian air sudah mencapai sekitar betis seorang dewasa atau 50-60 cm di TL Puri Kembangan," ucapnya.
Berdasarkan pantauan yang dilansir dari ANTARA pada pukul 12.20 WIB, kemacetan mengular dari depan Kantor Wali Kota Jakbar sampai di lampu merah Puri Kembangan.
Selain itu, kemacetan juga terjadi arah Cengkareng menuju lampu merah Puri Kembangan. Sejumlah kendaraan roda dua pun tak luput dari mogok akibat mesin motor yang kemasukan air.
Anak-anak yang berasal dari area setempat serta petugas nampak membantu para pengendara sepeda motor dengan mendorong kendaraan menerobos banjir.