PIS perluas kiprah jadi pemain logistik maritim skala global

Elshinta.com - PT Pertamina International Shipping (PIS) optimistis dapat menjaga momentum dan memperluas kiprah sebagai pemain logistik maritim berskala global dengan fondasi tata kelola yang kuat dan performa keuangan yang efisien.

Update: 2025-07-12 11:20 GMT
Ilustrasi - Kapal tanker gas raksasa Pertamina Gas Tulip milik PT Pertamina International Shipping (PIS). ANTARA/HO-PIS

Elshinta.com - PT Pertamina International Shipping (PIS) optimistis dapat menjaga momentum dan memperluas kiprah sebagai pemain logistik maritim berskala global dengan fondasi tata kelola yang kuat dan performa keuangan yang efisien.

Hal itu juga tercermin dari capaian positif berbagai indikator tata kelola, efisiensi, dan produktivitas dalam laporan tahunan untuk tahun buku 2024 yang dipaparkan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).

"Kinerja positif ini menandakan bahwa berbagai transformasi operasional dan bisnis yang kami laksanakan sudah tepat guna," kata Corporate Secretary PIS Muhammad Baron dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Dia menyampaikan hal itu juga menegaskan posisi PIS sebagai perusahaan maritim logistik yang tidak hanya kompeten secara operasional, tetapi juga memiliki fondasi tata kelola dan keuangan yang kuat serta berorientasi pada aspek keberlanjutan

Dari sisi operasional, PIS mencatatkan penurunan beban operasional sebesar 37,9 persen serta pertumbuhan Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebesar 1,199 juta dolar AS, tumbuh 21,16 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Torehan tersebut mencerminkan tingkat efisiensi tinggi dan terjaganya profitabilitas bisnis perusahaan," ujarnya.

Dia menuturkan pertumbuhan positif itu dapat terwujud melalui berbagai upaya optimalisasi yang didukung digitalisasi operasional serta pemanfaatan teknologi terbaru dalam pengelolaan armada dan perencanaan rute pelayaran.

PIS juga berhasil menekan beban pokok pendapatan sebesar 6,64 persen menjadi 2,555 juta dolar AS atau turun 181 juta dolar AS dibanding tahun 2023.

"Pencapaian ini menciptakan fondasi ekosistem logistik maritim yang lebih sehat, sekaligus menjadi modal penting bagi pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan," katanya lagi.

Capaian itu juga sejalan dengan komitmen PIS dan anak perusahaan dalam Subholding Integrated Maritime Logistics (SH IML) untuk menghadirkan layanan berkualitas tinggi dan berstandar internasional dalam aspek komersial.

Kredibilitas perusahaan di mata investor global pun semakin menguat. PIS memperoleh rating kredit Baa3 dengan kategori outlook stabil dari Moody's, lembaga pemeringkat internasional terkemuka yang menilai kelayakan kredit korporasi berdasarkan risiko dan prospek keuangan jangka panjang.

Selain torehan dari segi bisnis, PIS juga menunjukkan pengembangan kualitas yang signifikan dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM).

Pada tahun buku 2024, PIS berhasil mencatatkan peningkatan Revenue per Employee (RPE) atau rata-rata kontribusi para pekerja untuk pendapatan perusahaan hingga 111 persen, dari 899 ribu dolar AS pada 2023 menjadi 1,89 juta dolar AS.

Peningkatan itu mencerminkan efisiensi, kapabilitas, serta produktivitas SDM yang kuat di perusahaan.

Lebih lanjut, PIS turut mencatatkan capaian signifikan dalam bidang tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Selama 2024, program TJSL PIS telah menjangkau lebih dari 111.000 penerima manfaat dengan total bantuan senilai Rp350 juta yang tersebar di sembilan provinsi wilayah operasional PIS.

Di sektor lingkungan, PIS turut berkontribusi dalam preservasi ekosistem pantai lewat penanaman lebih dari 10.000 mangrove dan lamun.

Komitmen tersebut turut berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon hingga 51.357 ton CO2 atau 47 persen di atas target tahunan.

Atas berbagai inisiatif keberlanjutan tersebut, PIS memperoleh MSCI ESG Provisional Rating BBB, skor tertinggi dalam industri maritim nasional saat ini.

Capaian itu sekaligus menegaskan konsistensi PIS dalam menjaga keseimbangan antara kinerja bisnis dan tanggung jawab lingkungan.

Tags:    

Similar News