Pemkot Makassar segera salurkan seragam sekolah gratis
Elshinta.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Pendidikan setempat segera menyalurkan seragam sekolah gratis yang dimulai pada Juli ini.
Elshinta.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Pendidikan setempat segera menyalurkan seragam sekolah gratis yang dimulai pada Juli ini.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menjelaskan Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan memastikan penyaluran seragam sekolah gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP segera terlaksana pada Tahun Ajaran 2025/2026.
"Alhamdulillah, program seragam gratis ini sementara dalam proses finalisasi. Kami usahakan bulan Juli ini sudah mulai diserahkan saat siswa masuk sekolah," ujar Achi Soleman melalui keterangan yang diterima di Makassar, Sabtu.
Program seragam sekolah gratis merupakan program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin -Aliyah Mustika Ilham (Appi-Aliyah).
Bersamaan dengan distribusi seragam, sekolah juga diingatkan untuk mematuhi larangan menjual atribut apapun kepada siswa, sesuai arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Achi Soleman, menuturkan bahwa kebijakan distribusi seragam merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung kebutuhan dasar pendidikan dan mencegah praktik pungutan liar (pungli) di sekolah.
Sebanyak 33 ribu siswa telah terdata sebagai penerima pada tahap pertama program ini. Kemudian distribusi tahap lanjutan akan mencakup total 66 ribu paket seragam, masing-masing dua pasang seragam untuk setiap siswa.
Siswa SD mendapat dua set seragam putih-merah, dan Siswa SMP mendapat dua set seragam putih-biru.
"Untuk SD ada 19 ribu siswa, SMP ada 14 ribu. Jadi total 33 ribu siswa karena masing-masing dapat dua pasang, total paketnya 66 ribu," ujar Achi.
Saat ini proses distribusi seragam masih dalam tahapan awal, termasuk entry meeting dan finalisasi dokumen pengadaan barang dan jasa. Karena itu, kata Achi, jadwal pasti pembagian seragam akan diinformasikan secara bertahap.
"Sekarang masih berproses. Jadi kami belum bisa menentukan tanggal pastinya. Yang jelas target kami bulan Juli ini seragam sudah mulai disalurkan," tutur Achi Soleman.
Pemerintah Kota Makassar berharap dapat menciptakan iklim pendidikan yang lebih transparan melalui kebijakan ini. Selain itu, tujuannya agar bebas pungli, dan mendukung perekonomian lokal karena masyarakat dapat leluasa membeli atribut seragam sekolah melalui pedagang di luar sekolah, termasuk UMKM.
"Ini ikhtiar kita bersama agar pendidikan di Makassar lebih ramah untuk semua," tambah Achi.
Terkait pendanaan, Achi menegaskan program ini bersumber dari hasil efisiensi anggaran yang dialihkan sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang pengutamaan belanja untuk tiga sektor prioritas: pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.