Kejurnas Balap Sepeda 2025 pertama kali bergulir di Velodrome Jakarta
Provinsi DKI Jakarta menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda 2025 nomor track yang digelar di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, pada 11–13 Juli 2025.
Elshinta.com - Provinsi DKI Jakarta menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda 2025 nomor track yang digelar di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, pada 11–13 Juli 2025.
Ini merupakan kali pertama velodrome berstandar internasional tersebut digunakan untuk Kejurnas Balap Sepeda sejak diresmikan tujuh tahun lalu.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta Andri Yansyah yang secara resmi membuka kejuaraan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya ajang nasional ini.
"Kejuaraan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting untuk menjaring bibit-bibit unggul yang nantinya bisa mewakili Indonesia di tingkat internasional," ujar Andri Yansyah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.
Sebanyak 94 atlet dari 10 provinsi ambil bagian dalam Kejurnas yang melombakan delapan nomor, yaitu point race, individual pursuit, team pursuit, omnium, scratch, time trial, elimination, dan madison.
Jakarta selaku tuan rumah menurunkan 17 atlet yang bersaing di berbagai kategori, baik putra maupun putri, dari kelompok elite, junior, hingga youth.
Ketua Pengprov ISSI DKI Jakarta Novian Herbowo mengatakan penunjukan Jakarta sebagai tuan rumah menjadi kebanggaan sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan balap sepeda.
“Kami ingin memanfaatkan momen ini sebaik mungkin. Keikutsertaan 17 atlet DKI adalah bentuk komitmen kami dalam pembinaan atlet. Semoga dari sini lahir pembalap-pembalap masa depan yang bisa berprestasi hingga level internasional,” ujar Novian.
Selain kompetisi utama, Kejurnas kali ini juga menghadirkan nomor fixie sebagai ekshibisi. Ajang ini menjadi sarana sosialisasi dan upaya menarik minat generasi muda terhadap balap sepeda lintasan.
Dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PB ISSI, serta pengelola venue PT Jakarta Propertindo (Jakpro), kejuaraan ini diharapkan menjadi awal lahirnya lebih banyak event balap sepeda berkelas nasional hingga internasional di Jakarta International Velodrome.