Piala Asia Woodball 2025 jadi tolok ukur baru ajang internasional
Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Woodball Indonesia (PB IWbA) Aang Sunadji mengatakan penyelenggaraan 13th Asian Cup Woodball Championship 2025 menjadi tolok ukur baru bagi kejuaraan woodball internasional.
Elshinta.com - Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Woodball Indonesia (PB IWbA) Aang Sunadji mengatakan penyelenggaraan 13th Asian Cup Woodball Championship 2025 menjadi tolok ukur baru bagi kejuaraan woodball internasional.
Apresiasi dari peserta mancanegara, kata Aang, terasa sejak hari pertama kedatangan hingga upacara pembukaan ajang yang bergulir di JSI Resort, Megamendung, Kabupaten Bogor, 19-22 Agustus tersebut.
"Bahkan ada yang menyebut, ini bisa jadi benchmark untuk Asian Cup berikutnya," kata Aang di lokasi penyelenggaraan, Selasa malam.
Menurut dia, kesan positif itu lahir dari kesiapan panitia, serta rangkaian acara pembukaan yang dikemas dengan menampilkan budaya Indonesia.
"Justru ini menjadi pemicu agar negara lain bisa membuat yang lebih baik lagi. Dan saat Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah, penyelenggaraannya harus bisa lebih baik lagi, bahkan 10 kali lipat dari sekarang," ujarnya.
Penyelenggaraan Asian Cup kali ini juga dibuat menyerupai multievent internasional. Seluruh peserta tinggal bersama di satu kawasan selama kompetisi berlangsung.
"Di sini para atlet bisa merasakan suasana seperti athlete village karena mereka berkumpul, makan, dan tinggal di lokasi yang sama," kata Aang.
Selain Asian Cup, PB IWbA juga menggelar Aice 7th Indonesia Open 2025 pada 22-24 Agustus di tempat yang sama. Turnamen tersebut bersifat terbuka dan diikuti atlet dari dalam dan luar negeri.
Rangkaian agenda di Bogor juga mencakup Referee Licensing, President Cup, serta General Assembly Asian Woodball Federation (AWbF).
Piala Asia Woodball 2025 diikuti 213 atlet dari sembilan negara, yakni Taiwan, China, Iran, Korea Selatan, Malaysia, Hong Kong, Singapura, India, dan Indonesia sebagai tuan rumah. Total 14 nomor dipertandingkan di Asian Cup, tujuh nomor di kategori youth, serta delapan nomor dalam Indonesia Open 2025.