Taiwan berupaya menarik lebih banyak wisatawan Indonesia
Taiwan Tourism dengan dukungan Taipei Economic and Trade Office (TETO) melakukan berbagai upaya untuk menarik lebih banyak wisatawan Indonesia agar mengunjungi wilayahnya.
Elshinta.com - Taiwan Tourism dengan dukungan Taipei Economic and Trade Office (TETO) melakukan berbagai upaya untuk menarik lebih banyak wisatawan Indonesia agar mengunjungi wilayahnya.
"Kami bekerja sama dengan maskapai untuk membuka rute penerbangan langsung dan memperpendek jarak tempuh sekaligus menawarkan berbagai paket wisata, mulai dari family tour, graduation program, pengalaman kuliner khas Taiwan...," kata Direktur Taiwan Tourism Information Center (TTIC) di Jakarta Abe Chou dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat.
Selain itu, otoritas pariwisata Taiwan menawarkan lebih banyak destinasi wisata dan daya tarik wisata berdasarkan musim kepada wisatawan Indonesia. Dalam ajang Taiwan Tourism Workshop 2025 di Jakarta, Rabu (20/8), Chou menyampaikan bahwa upaya untuk menarik wisatawan Indonesia ke Taiwan tahun ini berfokus pada tiga pilar.
Ketiga pilar yang dimaksud meliputi penyediaan rute penerbangan baru, promosi tempat wisata yang beragam, serta penciptaan lingkungan ramah Muslim. Chou menyampaikan bahwa otoritas pariwisata Taiwan mempromosikan tren wisata kereta api yang sedang populer di Taiwan serta keindahan kota Taipei, Alishan, Sun Moon Lake, dan Kenting.
Deputy Representative TETO di Indonesia Trust Lin Ph.D mengatakan bahwa TETO menjembatani diplomasi pariwisata.
"Kami mendukung Taiwan Tourism dalam menyelenggarakan pameran, roadshow, dan promosi media di Indonesia," katanya.
"Selain itu, TETO menjadi platform kolaborasi antara agen perjalanan, maskapai, dan pelaku industri dari kedua negara," ia menambahkan.
Trust Lin mengemukakan bahwa pemerintah Taiwan sedang meninjau kebijakan untuk mempermudah wisatawan Indonesia mengunjungi Taiwan. Kemudahan yang disiapkan mencakup perluasan layanan e-visa, penyederhanaan visa kelompok melalui agen perjalanan, serta kemungkinan perpanjangan program bebas visa atau kemudahan pengurusan izin masuk.
Hingga tahun 2024, wisatawan Indonesia yang mengunjungi Taiwan telah mencapai 220.000 orang. Indonesia masuk dalam tiga besar pasar pariwisata Asia Tenggara bagi Taiwan. Lin optimistis jumlah wisatawan Indonesia yang mengunjungi Taiwan akan meningkat dalam tiga sampai lima tahun mendatang dengan adanya peningkatan konektivitas penerbangan, layanan ramah Muslim, serta promosi objek budaya dan alam Taiwan.
Selain mengikuti pameran perjalanan internasional yang diadakan di Indonesia, Taiwan menyelenggarakan Taiwan Travel Fair 2025 di Central Park Mall Jakarta dari 22 sampai 24 Agustus 2025 untuk mempromosikan layanan wisatanya.