Ekspos
Bangun budi pekerti melalui serial Didgit Cobbleheart
Elshinta
Senin, 18 November 2019 - 10:52 WIB | Penulis : Widodo
Bangun budi pekerti melalui serial Didgit Cobbleheart
Mengajarkan anak-anak agar berbudi luhur, mencintai kebudayaan bangsa dan lingkungan hidup./ist

Mengajarkan anak-anak agar berbudi luhur, mencintai kebudayaan bangsa dan lingkungan hidup selalu menjadi tantangan tersendiri di antara berbagai macam media hiburan yang berlomba mendapatkan perhatian dan favoritisme anak.

Tantangan inilah yang selalu berusaha untuk dijawab oleh Lily & Eddy, penerbit materi-materi edutainment (entertainment-education) khusus anak-anak. Melalui serial original buatan anak bangsa yang bertajuk “The Tale of Didgit Cobbleheart”, dipadukan dengan berbagai kekayaan warisan budaya Indonesia seperti tarian tradisional serta alat-alat musik khas Indonesia seperti gamelan, angklung dan sasando, diharapkan serial ini bisa menginspirasi anak-anak Indonesia untuk tumbuh dan berkembang menjadi pribadi-pribadi yang berbudi luhur serta mencintai kebudayaan dan produksi bangsa sendiri.

Digelar sebuah acara ramah anak kerja sama antara penerbit Lily & Eddy dengan toko buku Kinokuniya di Grand Indonesia. Acara story telling ini menjadi meriah dan unik karena memadukan gamelan Bali dan kompetisi mendongeng dari buku-buku yang ada dalam serial “The Tale of Didgit Cobbleheart.” 

Para peserta pun boleh memilih bahasa yang akan digunakan maupun maju sebagai pendongeng individual atau beregu. Anak-anak serta para orang tua yang hadir dihibur dengan berbagai materi edutainment serial buatan Indonesia yang tidak kalah bagus kualitasnya dibandingkan dengan materi-materi sejenis buatan luar negeri.

Serial “The Tales of Didgit Cobbleheart” ini terus berusaha menghadirkan terobosan-terobosan unik bagi kelompok tujuannya yaitu Guru-Orangtua-Anak, yang disingkat GOA. 

Manusia gua juga kemudian menjadi setting kisah perjalanan seorang anak yang bernama Didgit Cobbleheart, dari seorang anak yang nakal menjadi anak yang lebih baik setiap harinya.

Serial ini menjadi serial Indonesia yang paling beragam materinya. Ada animasi-animasi singkat dan keren yang bisa diakses melalui YouTube (Didgit Cobbleheart), komik interaktif setiap hari Rabu yang hadir di media sosial Facebook dan Twitter (Didgit Cobbleheart & @cobbleheart) .

Para pembaca bisa memberikan ide cerita sederhana dan penerbit akan membuatkan komik kerennya yang disertai oleh nama pemberi ide cerita. Bahkan, terobosan inovasi terus dilakukan dengan game online yang bernama “The Heart Sheriff” serta menghadirkan komik-komik animasi.

Soundtrack “My Name is Didgit” yang ceria dan mengajak semua untuk saling mencintai selalu bisa mengajak anak-anak dan orang tua untuk bernyanyi sambil berdansa bersama.

"Kami tidak hanya menghadirkan buku-buku cerita, namun serial kami ini kami lengkapi dengan berbagai materi pendukung di media sosial kami. Jadi, bagi para orangtua yang khawatir akan konten-konten media sosial yang tidak tepat bagi anak, tidak perlu takut untuk menggunakan media sosial dari serial kami ini.

Bahkan orang tua dan guru bisa memanfaatkan berbagai materi kami itu untuk memulai dialog dengan anak-anak,” kata Helena,  Marketing Director Lily & Eddy, dalam keterangannya, Selasa (19/11).

Helena menambahkan, “Kami juga sudah mengunjungi banyak sekali sekolah dan menggunakan materi-materi edutainment seri Didgit Cobbleheart ini sebagai inspirasi bagi anak-anak agar kelak bisa menjadi pribadi-pribadi yang tangguh dan berbudi luhur, mengenal akar dan leluhur mereka agar tidak menjadi kacang yang lupa pada kulitnya," ujarnya.

Ia melanjutkan penjelasannya bahwa nama “Didgit” sebagai tokoh utama dari serial ini bisa bermakna ruas jari yang saling melengkapi satu sama lain.

"Kami mau mengajak semua pihak agar sama-sama saling membantu agar anak-anak Indonesia bisa menjadi anak-anak yang pandai, berbudi luhur serta menggunakan hati dan jari jemari tangannya untuk hal hal baik. Dan sudah menjadi komitmen dan keunikan kami untuk selalu menggabungkan budaya Indonesia setiap kali kami menggelar acara," ungkapnya.

Acara story telling yang dihadiri oleh banyak anak ini pun menjadi semakin meriah oleh gelak tawa ketika permainan-permainan tradisional yang dirangkaikan di penghujung story telling

Di dalam setiap cerita dalam serial Didgit Cobbleheart ini selalu ada nuansa 'berbuat baik itu keren' atau ‘anak baik itu keren’ agar kelak kisah-kisah tersebut bisa membantu terciptanya generasi muda yang tidak hanya pandai namun juga memiliki hati yang mulia, bermartabat dan peduli.

Melalui kegiatan story telling ini, Helena juga mengatakan bahwa pihaknya ingin mengajak anak-anak belajar dengan gembira.

Juara Kompetensi Story Telling. Dalam kompetisi Story Telling ini keluar sebagai Juara  sebagai berikut:

Juara 1

Sekolah Paskalis 3 & St. Cicilia

1. Feony Amelia Haryanto

2. Tatiana Davina

3. Marcella

Juara 2

Sekolah IKKT Tunas Muda

1. Clarysa Calestyn 

2. Karina Stephani 

Juara 3

Sekolah Saint Caroline

1. Imelda Elena Hendarmin

Lily & Eddy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pengajaran nilai-nilai luhur kepada anak-anak, dan terus mencintai serta melestarikan kebudayaan bangsa Indonesia.(dody)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BCA donasi kebutuhan alat medis
Rabu, 25 Maret 2020 - 07:06 WIB
PT Bank Central Asia (BCA) berkolaborasi dengan platform Benihbaik.com, menyalurkan donasi bantuan b...
BCA pastikan transaksi mudah tanpa keluar rumah, ini caranya
Sabtu, 21 Maret 2020 - 10:40 WIB
Saat ini dalam rangka meminimalisir penularan virus corona baru COVID-19 di Indonesia hampir semua k...
Teh tarik Aceh hadir di Surabaya
Minggu, 15 Maret 2020 - 12:50 WIB
Selain kopi, minuman teh juga salah satu minuman yang memiliki keaneka ragaman rasa dan aromanya, se...
Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan, Quipper gelar try out online terbesar di 2020
Selasa, 10 Maret 2020 - 19:49 WIB
Pada tahun ajaran 2019/2020, Quipper berhasil menyelenggarakan beberapa kali try out dengan melibatk...
Konsep healthy and hygiene food jadi andalan
Jumat, 28 Februari 2020 - 20:56 WIB
Bisnis katering menjadi satu bisnis yang banyak digandrungi masyarakat. Bisnis Katering merupakan bi...
Perusahaan asuransi harus beri jaminan perlindungan pada nasabah
Jumat, 28 Februari 2020 - 19:14 WIB
Wabah penyebaran Virus Corona telah ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebagai darurat glob...
Atasi tumpukan sampah, PT Unilever jual isi ulang produk rinso dan kecap
Selasa, 25 Februari 2020 - 16:03 WIB
Masalah sampah di Indoneisa masih belum bisa diatasi pemerintah. Berdasarkan data dari Kementerian L...
EMTEK tegaskan rincian hak siar eksklusif Shopee Liga 1 2020
Senin, 24 Februari 2020 - 21:06 WIB
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk atau Emtek Group menegaskan rincian hak siar ajang  Shopee Liga 1 20...
UbruKopi kembali ramaikan Festival Kopi `Kisah Kopi Vol.2`
Sabtu, 22 Februari 2020 - 15:54 WIB
Bertempat di Main Atrium Lippo Mall Kemang, UbruKopi kembali hadir di Festival Kopi “Kisah Kopi Vo...
Kembangkan ekspansi ekspor perikanan, Cahaya Bahari bangun cold storage
Sabtu, 22 Februari 2020 - 15:28 WIB
Elshinta.com - perikanan Indonesia makin diminati oleh pasar dunia. Ekspor produk perikanan yang di...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)