Ekspos
Perawatan rambut rontok ternyata tak perlu biaya mahal 
Elshinta
Senin, 03 Oktober 2022 - 11:35 | Editor : Sigit Kurniawan
Perawatan rambut rontok ternyata tak perlu biaya mahal 
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Semua orang berhak tampil memikat, menarik dan tentu sehat. Apalagi untuk menunjang kebutuhan gaya hidup masyarakat urban yang makin kompleks, berbagai macam produk perawatan tubuh dari rambut hingga ujung kuku tak henti-hentinya dihadirkan para pakar kecantikan untuk dipilih sesuai kebutuhan.

Itu termasuk O'Sweet, sebagai brand produk kecantikan yang telah merambah pasar Indonesia dengan berbagai macam produk kecantikannya yang khas. O'Sweet membagi layanannya dalam tiga kategori besar, antara lain Hair Care, Body Care dan Skin Care.

Dalam tiga kategori besar itu, O'Sweet hadir mulai dari dari produk perawatan rambut hingga perawatan wajah dengan keunggulan yang masih jarang ada. Meski, produk O'Sweet baru masuk ke pasar Indonesia tiga tahun terakhir, namun nyatanya, brand ini didirikan sejak tahun 2013 di Singapura. Mengambil nama Singapore Maoshengwei Co., Ltd, Selena Wang bersama dengan Dr. Christian Dampeirou mendirikan merek dan produk R&D, yang akhirnya dinamakan sebagai O’Sweet Singapore ini.

Meski baru tiga tahun di Indonesia, banyak pengguna yang telah memberikan testimoni positif terkait keunggulan produk-produk mereka.
Willy Salim, General Manager Arkatama Cakkavati Indonesia, menjelaskan bahwa merek O'Sweet sendiri fokus pada produk seputar perawatan rambut, hingga perawatan wajah. Tentu, setiap produk memiliki keunggulan tersendiri dan telah diakui oleh banyak pelanggan yang selama ini memakai produk-produk mereka.

“Tepatnya ini sudah dari 2019. 2019 kami sudah berjalan, masih perkenalan, lalu pada tahun 2020, kami rencana ekspansi tetapi belum bisa karen Corona dan pandemi, mau tidak mau kami masuk lewat online,” jelas  Welly dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi elshinta.com, Senin (3/10). 

Willy menyampaikan bahwa produk-produk O'Sweet berada dalam jangkauan masyarakat kelas menengah. Ia menyampaikan hal tersebut karena produk mereka memiliki harga yang lebih terjangkau dan tidak kalah kualitas dari berbagai produk kecantikan merek lain yang ada di Indonesia.

"Kalau saya anggap sih, ini kelas menengah," jelasnya.

Willy menyampaikan, orang Indonesia memiliki kebiasaan untuk pergi ke dokter berkaitan dengan perawatan rambut atau perawatan wajah. Sementara ongkos ini berada di kisaran Rp300.000 untuk sekali melakukan proses perawatan.

Menurutnya, biaya tersebut sudah sama dengan harga produk-produk O'Sweet seperti shampoo, body care hingga skin care. Karena itu, tidak salah jika memilih untuk menghemat biaya perawatan tadi dengan menggunakan produk O,Sweet saja.

“Kalau saya bilang masuk (harganya terjangkau) karena kenapa, Rp300.000 itu kalau kita bandingkan ke berobat ke dokter, sekali datang saja itu Rp300.000 untuk mereka yang memiliki keluhan rontok,” jelasnya.

Karenanya, produk ini begitu baik diterima di pasar Indonesia. Willy mengatakan bahwa masyarakat Indonesia cukup antusias dengan berbagai produk O'Sweet, karena berbagai macam keunggulan O'Sweet.
“Untuk antusiasme pasar, cukup tinggi terutama di hair care juga. Karena orang  mencari harapan untuk bisa mencegah rambut rontok, ini berhentinya gimana?," tanyanya.

Sementara itu, untuk sasaran pengguna, menurutnya, produk O'Sweet tidak hanya digunakan untuk wanita. Produk O'Sweet juga dapat digunakan laki-laki.

“Ini segmennya agak melebar. Cowok cewek itu, mereka sudah bisa pakai sudah sejak umur 20-an sampai senior. Karena kenapa, yang namanya kerontokan itu, bukan hanya milik si senior doang. Dengan adanya polusi udara, polusi air, stres, cahaya juga itu berpengaruh kepada bagian dalam badan kita, salah satunya mempengarhui kondisi rambut kita,” ungkapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Lantai bersih `kinclong` dengan Sparkle Refreshing Apple pembersih lantai
Sabtu, 26 November 2022 - 10:12 WIB
Pastinya kebersihan rumah adalah salah satu kunci utama para penghuninya merasa nyaman di dalam ruma...
Bank bjb raih `Platinum Rank` Asia Sustainability Reporting Rating 2022
Jumat, 25 November 2022 - 10:36 WIB
Bank bjb meraih predikat 'Platinum Rank' dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating 20...
Ini 7 cara efektif marketing melalui WhatsApp!
Rabu, 23 November 2022 - 12:48 WIB
Tahukah Anda kalau ternyata kini Anda juga dapat memanfaatkan aplikasi WhatsApp sebagai media pemasa...
Dewaweb andalkan teknologi cloud untuk website yang lebih ramah SEO
Senin, 21 November 2022 - 11:58 WIB
Kecanggihan teknologi membuat aktivitas bisnis berjalan lebih mudah dan cepat. Jika dulunya pengguna...
Kembali digelar, Big Bad Wolf Books bakal hadirkan jutaan buku
Kamis, 17 November 2022 - 18:12 WIB
Bazar Buku Internasional `Big Bad Wolf Books` (BBW) kembali digelar di Jakarta. Pameran buku interna...
Ground Breaking Woman and Child Cancer Care Building di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta
Kamis, 17 November 2022 - 15:45 WIB
Sebagai upaya pengembangan fasilitas pelayanan, pendidikan dan penelitian serta pusat data dan infor...
Makin terasa aman dengan teknologi yang satu ini
Rabu, 16 November 2022 - 13:58 WIB
Upaya menjaga keamanan lingkungan sangat penting untuk dilakukan. Salah satu caranya dengan memanfaa...
Hotel 88 Mangga Besar VIII telah 10 tahun melayani para tamu
Senin, 14 November 2022 - 13:15 WIB
Hotel 88 Mangga besar VIII Jakarta adalah salah satu hotel strategis di Jakarta barat, sehingga bany...
Akhir tahun, Eigervaganza bagi-bagi hadiah untuk Eigerian
Jumat, 11 November 2022 - 17:39 WIB
Menjelang akhir tahun 2022 Eiger kembali menggelar program Eigervaganza yang dimulai pada tanggal 11...
Meriahkan Dies Natalis ke-60 Universitas Cenderawasih, Telkomsel gelar pelatihan content creator
Kamis, 10 November 2022 - 18:41 WIB
Telkomsel melanjutkan kolaborasi bersama Universitas Cenderawasih dengan menggelar pelatihan pembuat...

InfodariAnda (IdA)