AFT pastikan pasokan avtur di Bandara DEO Sorong aman

Tampak Bandara DEO Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (12/3/2026) (ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu)
Tampak Bandara DEO Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (12/3/2026) (ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu)
Aviation Fuel Terminal (AFT) memastikan ketersediaan bahan bakar pesawat, avtur di Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong, Papua Barat Daya, dalam kondisi stabil dengan ketahanan hingga sekitar 20 hari ke depan saat Angkutan Lebaran 2026/Idul Fitri 1447 Hijriah.
AFT Manager Bandara DEO Sorong, Wahyudi di Sorong, Kamis, mengatakan stok avtur yang tersedia saat ini mencapai sekitar 2.000 kiloliter sehingga masih mencukupi untuk mendukung operasional penerbangan di wilayah tersebut selama Angkutan Lebaran 2026 ini.
“Stok avtur kami stabil hingga 20 hari ke depan,” ujarnya.
Menurut dia, ketersediaan avtur tersebut juga terus dipantau oleh pusat melalui sistem pemantauan distribusi bahan bakar nasional sehingga pasokan tetap terjaga dan tidak terpengaruh oleh situasi global, termasuk dinamika konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi rantai pasok energi dunia.
Ia menjelaskan rata-rata konsumsi avtur di Bandara Domine Eduard Osok mencapai sekitar 80.000 liter per hari.
"Konsumsi tersebut berasal dari berbagai maskapai yang melayani rute domestik maupun penerbangan perintis yang menghubungkan Sorong dengan sejumlah daerah di wilayah Papua Barat Daya dan Papua Barat," jelasnya.
Kendati demikian, pada puncak arus mudik Lebaran, penggunaan avtur diperkirakan mengalami kenaikan sekitar dua persen dibandingkan hari normal.
Menurut dia, peningkatan ini sejalan dengan potensi penambahan frekuensi penerbangan serta meningkatnya jumlah penumpang yang melakukan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Peningkatan kebutuhan tersebut, kata dia, telah diantisipasi melalui pengelolaan stok dan distribusi yang terencana agar operasional penerbangan tetap berjalan lancar selama periode mudik hingga arus balik Lebaran tahun ini.
Selain memastikan kecukupan stok, pihak AFT juga melakukan koordinasi intensif dengan maskapai penerbangan, otoritas bandara, serta pihak terkait lainnya guna mengantisipasi lonjakan permintaan bahan bakar.
"Upaya ini dilakukan untuk menjamin pelayanan pengisian avtur dapat berlangsung cepat, aman, dan sesuai standar operasional," ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga terus memperkuat aspek keselamatan dan keandalan fasilitas penyimpanan maupun distribusi avtur guna memastikan kualitas bahan bakar tetap terjaga hingga ke pesawat.
Dia berharap dengan kesiapan itu operasional penerbangan di Bandara Domine Eduard Osok Sorong selama periode mudik dan arus balik Lebaran dapat berjalan lancar serta mampu mendukung mobilitas masyarakat di kawasan Papua Barat Daya dan sekitarnya.




