BMKG: Minggu ini, sebagian besar Indonesia berpotensi hujan

Ilustrasi - Seorang pejalan kaki melintas saat hujan di Jalan Kartini, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Lampung. ANTARA FOTO/ Ardiansyah/tom/pri.
Ilustrasi - Seorang pejalan kaki melintas saat hujan di Jalan Kartini, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Lampung. ANTARA FOTO/ Ardiansyah/tom/pri.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca berawan hingga hujan masih akan terjadi di mayoritas wilayah Indonesia pada akhir pekan perdana di 2026 ini.
Melalui siaran prakiraan cuaca di Jakarta, Minggu, Prakirawan BMKG Afif S menyampaikan potensi hujan ringan diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Jambi, serta Bandar Lampung.
"Sementara itu kondisi berawan hingga berawan tebal berpotensi terjadi di Pekanbaru, Padang, Bengkulu, dan Palembang. Adapun potensi hujan disertai petir perlu diwaspadai di wilayah Pangkal Pinang," katanya.
Beralih ke Pulau Jawa, Afif menyebut sebagian besar wilayah diprakirakan mengalami hujan ringan. Kondisi berawan hingga berawan tebal juga berpotensi terjadi, termasuk di wilayah Jakarta.
Selanjutnya untuk Pulau Kalimantan, kata dia, hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah. Masyarakat juga diimbau waspada terhadap potensi hujan disertai petir di wilayah Tanjung Selor.
"Potensi cuaca berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Banjarmasin," ujarnya.
Untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, BMKG memprakirakan kondisi berawan hingga berawan tebal berpotensi terjadi di Denpasar dan Mataram.
Sementara itu di Pulau Sulawesi, hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah. Namun BMKG mengingatkan potensi hujan disertai petir di Mamuju serta hujan dengan intensitas sedang yang berpotensi terjadi di Palu.
Adapun untuk wilayah Maluku, Maluku Utara, dan Papua, hujan ringan diprakirakan berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah.
Afif mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
Prakiraan tersebut merupakan gambaran umum cuaca hari ini di masing-masing daerah. Adapun untuk informasi yang diperbarui setiap jam sekali, masyarakat dapat mengakses di laman web resmi bmkg.go.id atau aplikasi Info BMKG.




