Top
Begin typing your search above and press return to search.

Bocah pemulung viral dipulangkan polisi ke ibunya di Sumedang

Bocah pemulung viral dipulangkan polisi ke ibunya di Sumedang
X

Polres Metro Jakarta Timur memulangkan seorang bocah pemulung yang viral di media sosial ke pangkuan ibunya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (12/3/2026). (ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Timur).

Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim) bergerak cepat memulangkan seorang bocah pemulung yang viral di media sosial ke pangkuan ibunya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolres Sumedang dan Dinas Sosial setempat agar kedua anak ini tetap mendapatkan pendampingan setelah kembali ke lingkungan keluarganya," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Bocah tersebut, yakni F (4), yang sebelumnya menjadi perhatian publik setelah video dirinya memulung botol bekas di kawasan industri Pulogadung, Jakarta Timur, beredar luas di media sosial.

Dalam video tersebut, Fikri terlihat memungut botol bekas di Jalan Rawa Sumur, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Alfian bersama Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Achmad Akbar langsung turun ke lokasi tempat tinggal F untuk memastikan kondisi sebenarnya.

Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui F tinggal bersama neneknya, Tursini, di sebuah lapak pemulung di kawasan tersebut.

Setiap hari, F ikut memulung untuk membantu neneknya yang bekerja sebagai pemulung.

Kondisi keluarga mereka tergolong memprihatinkan. Ayah F diketahui sedang menjalani proses hukum di Polres Bekasi, sementara ibunya, Sri Sulistiyowati, telah menikah kembali dan tinggal di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

"Kami hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari negara yang berkewajiban memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan dan masa depan yang layak," ujar Alfian.

Dalam kunjungan tersebut, Alfian juga bertemu dengan adik F, yakni N (3) dan sang nenek. Jajaran kepolisian memberikan perhatian dan makanan ringan kepada kedua anak tersebut.

Selanjutnya, Alfian melakukan komunikasi langsung dengan ibu kandung kedua anak tersebut melalui video call. Dalam percakapan itu, Sri Sulistiyowati menyampaikan kesediaannya untuk kembali mengasuh F dan N di Sumedang.

Sebagai bentuk kepedulian, Polres Metro Jakarta Timur juga memberikan bantuan kepada keluarga yang diterima langsung oleh sang nenek.

Proses penanganan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara penyerahan anak yang disaksikan pihak keluarga, kepolisian, dan Dinas Sosial.

Lalu, Kamis (12/3) sore, Polres Metro Jakarta Timur bersama Dinas Sosial DKI Jakarta mengantar langsung F dan N ke rumah ibunya di Kabupaten Sumedang dengan menggunakan kendaraan dinas kepolisian.

Alfian memastikan proses pemulangan kedua anak tersebut tidak berhenti pada pengantaran saja. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polres Sumedang serta Dinas Sosial setempat untuk melakukan pendampingan lanjutan.

Langkah itu sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam melindungi perempuan dan anak, serta menindaklanjuti setiap informasi yang berkembang di masyarakat, termasuk yang viral di media sosial, secara cepat, humanis, dan terkoordinasi.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana Sosial Kecamatan Cakung Dhona Susanti mengatakan pihaknya hadir untuk memastikan hak-hak anak tetap terlindungi melalui koordinasi berbagai pihak.

"Kami dari Dinas Sosial hadir sebagai perpanjangan tangan negara untuk memastikan anak-anak ini mendapatkan perlindungan dan hak-haknya terpenuhi. Seluruh proses dilakukan secara terkoordinasi agar masa depan mereka tetap terjamin," ungkap Dhona.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire