Top
Begin typing your search above and press return to search.

BPBD asesmen dampak banjir di Pakis Kabupaten Malang

BPBD asesmen dampak banjir di Pakis Kabupaten Malang
X

Personel dari BPBD Kabupaten Malang melakukan peninjauan ke Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang terdampak banjir, Sabtu (28/2/2026) malam. ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Malang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Jawa Timur, melakukan asesmen terhadap dampak banjir yang melanda Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Sabtu malam.

"Kami masih melakukan pendataan terkait kerusakan dan kerugian. Perkembangan informasi akan kami sampaikan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan.

Berdasarkan data sementara BPBD setempat, banjir tersebut meluas sampai ke wilayah Desa Mangliawan tepatnya ke area RT 03 RW 06 yang juga masuk Kecamatan Pakis.

Data itu menyebutkan total ada 10 KK yang terdampak bencana tersebut, rinciannya tujuh KK di Desa Saptorenggo dan tiga KK di Desa Mangliawan.

Berdasarkan data peta kerawanan bencana banjir milik BPBD setempat didapati bahwa wilayah Kecamatan Pakis merupakan daerah rawan dilanda banjir saat musim hujan.

Selain Pakis, BPBD Kabupaten Malang juga telah menetapkan total 16 wilayah kecamatan lainnya sebagai daerah rawan banjir, yaitu Kecamatan Pujon, Kecamatan Ngantang, Kecamatan Kasembon, Kecamatan Karangploso, Kecamatan Dau, Kecamatan Singosari, dan Kecamatan Lawang.

Kemudian, Kecamatan Poncokusumo, Kecamatan Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo, Kecamatan Dampit, Kecamatan Sumbermanjingwetan, Kecamatan Gedangan, Kecamatan Kalipare, dan Kecamatan Wagir.

Sadono menjelaskan mengacu pada laporan awal yang diterima pihaknya, kejadian banjir tersebut diakibatkan oleh cuaca hujan deras di wilayah Pakis sejak pukul 17.30 hingga 20.00 WIB.

Guyuran hujan menyebabkan terjadinya luapan debit air sungai di wilayah perbatasan antara Desa Saptorenggo dengan Desa Mangliawan.

"Kemudian, (banjir) menggenang ke area permukiman warga," ucap dia.

BPBD setempat memastikan bahwa peristiwa banjir akibat luapan air sungai tersebut tak sampai menimbulkan korban jiwa.

BPBD Kabupaten Malang menyampaikan intensitas hujan di wilayah terdampak banjir sekarang sudah mulai berangsur turun.

"Saat ini (intensitas hujan) ringan sampai sedang," ujar dia.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire