Top
Begin typing your search above and press return to search.

Debit air naik, sirine peringatan Sungai Cisadane dibunyikan

Debit air naik, sirine peringatan Sungai Cisadane dibunyikan
X

Walikota Sachrudin (depan) bersama Kepala Dinas PUPR Taufik Syahzaeni saat memantau banjir, Jumat. ANTARA/HO-Pemkot Tangerang.

Sirene peringatan di Bendung Air 10 Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Banten dibunyikan karena meningkatnya ketinggian muka air sungai akibat hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu dan Kota Tangerang.

"Iya benar dibunyikan karena di bawah itu sudah siaga satu," kata Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni dihubungi, Jumat.

Taufik mengatakan untuk Sungai Cisadane saat ini masih berstatus siaga 3. Petugas juga sudah disiagakan dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan kenaikan debit air.

Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar menambahkan pembunyian sirene dilakukan sebagai langkah peringatan dini kepada masyarakat, khususnya warga yang bermukim di bantaran Sungai Cisadane, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir.

“Sirene dibunyikan karena ketinggian air di Sungai Cisadane sudah tinggi. Petugas kami siagakan untuk pemantauan dan antisipasi di wilayah rawan,” ujar Mahdiar.

Di media sosial dan sejumlah grup whatsapp, ramai beredar video terkait bunyi sirine di Bendung Air 10 Sungai Cisadane. Warga pun memberikan beragam komentar dari mulai mendoakan segera surut banjir hingga warga cepat melakukan evakuasi.

Mahdiar mengatakan, akibat curah hujan yang tinggi, BPBD mencatat sejumlah titik banjir dan genangan di beberapa kecamatan seperti Cibodas, Periuk, Jatiuwung, Karang Tengah, dan Benda. Ketinggian air di beberapa lokasi dilaporkan mencapai 30 hingga 80 sentimeter, mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas.

Tim gabungan dari BPBD, Dinas PUPR, Dinas Sosial, serta aparatur wilayah telah diterjunkan untuk melakukan penanganan genangan, pengaturan pintu air, serta pemantauan debit sungai. Hingga saat ini, belum dilaporkan adanya korban jiwa, namun petugas tetap disiagakan mengantisipasi banjir susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

"BPBD Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti informasi resmi dari pemerintah, serta segera melapor apabila terjadi kondisi darurat atau banjir di lingkungan masing-masing," katanya.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire