Top
Begin typing your search above and press return to search.

Dinkes: Dugaan keracunan pelajar di Aceh Selatan masuk kategori KLB

Dinkes: Dugaan keracunan pelajar di Aceh Selatan masuk kategori KLB
X

Pelajar dirawat diduga keracunan makanan di Puskesmas Ujong Padang Rasian, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (28/2/2026). ANTARA/HO-Dok Dinas Kesehatan Aceh Selatan

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Selatan menyatakan dugaan keracunan belasan pelajar usai menyantap menu program Makanan Bergizi Gratis (MBG) masuk kategori kejadian luar biasa (KLB).

"Kasus ini kami kategorikan sebagai kejadian luar biasa atau KLB. Ini yang pertama di Aceh Selatan terkait dugaan keracunan MBG," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Aceh Selatan Faizah Abbas di Aceh Selatan, Sabtu.

Sebelumnya, 18 anak sekolah dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga SMA di Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan, dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.

Faizah mengatakan, belasan anak sekolah tersebut diduga keracunan makanan dari program MBG. Belasan anak sekolah tersebut sudah mendapatkan perawatan medis.

"Ada 14 siswa yang rawat inap dan lainnya menjalani rawat jalan dengan gejala mual, muntah, dan sakit perut. Berdasarkan keterangan awal, gejala muncul tidak lama setelah siswa mengonsumsi mi, bakso, dan es kacang," kata Faizah Abbas.

Secara medis, kata dia, belasan anak sekolah itu didiagnosis mengalami obs vomitur (observasi muntah hebat) serta urtikaria yakni reaksi alergi berupa bentol kemerahan dan gatal.

"Kombinasi gejala tersebut kerap mengarah pada dugaan keracunan makanan atau reaksi alergi akut. Kasus ini kami kategorikan sebagai kejadian luar biasa, ini yang pertama di Aceh Selatan terkait dugaan keracunan MBG," kata Faizah Abbas.

Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan melakukan inspeksi ke dapur produksi SPPG di Gampong Ujung Padang Asahan. Dari hasil peninjauan awal, fasilitas tersebut disebut belum mengantongi sertifikat layak higienis dan sanitasi (SLHS).

"Petugas telah mengambil sampel sisa makanan dan bahan produksi untuk diuji di laboratorium guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut," kata Faizah Abbas.

MBG dikonsumsi belasan anak sekolah tersebut berasal dari Yayasan Ruang Kito Basamo melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gampong Ujung Padang Asahan, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan.

Sementara itu, Kepala SPPG Ujung Padang Asahan Isfulriza Yanda menyampaikan permohonan maaf kepada para orang tua dan belasan anak sekolah tersebut.

"Kami mohon maaf atas kejadian ini. Jika ada kelalaian, tentu akan menjadi evaluasi serius. Namun kami tetap menunggu hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan," kata Isfulriza Yanda.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire