Top
Begin typing your search above and press return to search.

Diplomasi Energi Bahlil dipuji perkuat ketahanan nasional

Kerja sama energi RI-Jepang dinilai perkuat ketahanan energi dan dorong transisi energi bersih.

Diplomasi Energi Bahlil Dipuji Perkuat Ketahanan Nasional
X

Elshinta/ ADP

Langkah diplomasi energi yang dilakukan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Kerja sama Indonesia dengan Jepang dinilai menjadi strategi penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong transisi menuju energi bersih.

Ekonom dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Hendry Cahyono, menyebut kolaborasi ini membuka peluang besar bagi Indonesia dalam pengembangan teknologi energi maju, seperti nuklir, LNG, hingga Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

“Indonesia sebenarnya sudah merencanakan pengembangan PLTN sejak era 1960-an. MoU ini menunjukkan ada langkah maju, meski realisasinya masih membutuhkan waktu,” ujarnya.

Kerja Sama Strategis Indonesia–Jepang

Kerja sama tersebut dituangkan dalam Memorandum of Cooperation (MoC) yang ditandatangani Bahlil bersama Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Ryosei Akazawa di sela forum Indo Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum di Tokyo.

Menurut Hendry, kemitraan dengan Jepang sangat strategis karena dapat mempercepat transfer teknologi, khususnya di sektor energi baru yang selama ini membutuhkan investasi besar.

Ia menambahkan Indonesia memiliki keunggulan sumber daya, termasuk sekitar 43 persen cadangan nikel dunia, serta potensi bauksit, timah, tembaga, dan logam tanah jarang yang dapat mendukung hilirisasi industri energi.

Dorong Ekonomi dan Transisi Energi Bersih

Kerja sama ini dinilai tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja dan efisiensi produksi.

“Diharapkan ada multiplier effect terhadap peningkatan pendapatan dan penyerapan tenaga kerja,” kata Hendry.

Di tengah dinamika geopolitik global, langkah memperkuat kerja sama energi dinilai sebagai respons strategis yang tepat.

“Ini merupakan window of opportunity bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya di sektor energi global,” ujarnya.

Pentingnya Implementasi dan Alih Teknologi

Meski demikian, Hendry mengingatkan pentingnya implementasi konkret dari kerja sama tersebut, terutama dalam hal alih teknologi agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar.

Ia juga menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam pengembangan energi nuklir dengan belajar dari pengalaman global, termasuk Fukushima Daiichi nuclear disaster. (ADP)

Kerja sama energi antara Indonesia dan Jepang ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan energi rendah karbon dengan tetap mengedepankan standar keselamatan tinggi, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional di masa depan.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire