Top
Begin typing your search above and press return to search.

DPRD Semarang soroti halte Trans Semarang terdampak betonisasi

DPRD Semarang soroti halte Trans Semarang terdampak betonisasi
X

Kondisi halte BRT Trans Semarang yang terendam proyek betonisasi jalan. (ANTARA/HO-)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menyoroti sejumlah halte Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang yang terdampak proyek betonisasi di Jalan Brigjen Sudiarto.

Anggota DPRD Kota Semarang Ali Umar Dhani, di Semarang, Selasa, mengungkapkan keprihatinannya terkait sejumlah halte Trans Semarang yang jadi tenggelam karena terendam beton.

"Kami menerima laporan dari masyarakat, ada beberapa halte bus yang terendam karena pengecoran beton, salah satunya adalah halte di depan SPBU Penggaron, Man 1 Semarang, dan Manunggal Jati," katanya.

Kemudian, kata legislator yang duduk di Komisi A DPRD Kota Semarang itu, halte-halte di sekitar Jalan Zebra bagian selatan dan utara juga mengalami nasib serupa.

Ia menyayangkan proses pengerjaan proyek betonisasi jalan yang tidak mengutamakan kelancaran transportasi publik.

Menurut dia, permasalahan ini harus segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Semarang dan pihak terkait, sebab berdampak terhadap pelayanan transportasi umum.

"Betonisasi jalan merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan infrastruktur, namun seharusnya keberpihakan terhadap kenyamanan warga, terutama para pengguna angkutan umum, juga menjadi prioritas," katanya

Keberadaan halte-halte Trans Semarang yang terendam beton itu, kata dia, tentunya mengganggu mobilitas masyarakat yang seharusnya dapat mengakses transportasi umum dengan mudah.

Ia juga menyoroti kurangnya koordinasi antara pemerintah kota dan pihak kontraktor proyek dalam hal perencanaan dan pelaksanaan pengecoran jalan.

"Dari laporan yang kami terima, beberapa titik halte yang seharusnya dilindungi justru menjadi korban pengecoran. Ini menunjukkan kurangnya perhatian terhadap fasilitas publik yang sangat penting," katanya.

Sebagai langkah lanjut, Ali meminta Pemkot Semarang untuk segera melakukan evaluasi dan memperbaiki halte bus Trans Semarang yang tenggelam.

"Kami meminta agar pemerintah segera melakukan perbaikan dan peninggian terhadap haltebagar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang," katanya.

Tindakan perbaikan yang cepat dan tepat sangat dibutuhkan, baik dalam hal pembangunan halte yang terkena imbas, maupun dalam memberikan solusi transportasi alternatif bagi pengguna Trans Semarang yang terdampak.

"Harapan kami, dengan evaluasi yang lebih baik, proyek-proyek besar seperti ini bisa lebih memperhatikan dampaknya terhadap masyarakat, terutama mereka yang bergantung pada angkutan umum," katanya.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire