Habib Ja'far: Vidi Aldiano sering diskusi soal ibadah

Habib Ja'far menjawab pertanyaan dari awak media seusai menghadiri pemakaman jenazah Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026). (ANTARA/Pamela Sakina)
Habib Ja'far menjawab pertanyaan dari awak media seusai menghadiri pemakaman jenazah Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026). (ANTARA/Pamela Sakina)
Penyanyi Vidi Aldiano semasa hidup sering berkonsultasi tentang agama dan pelaksanaan ibadah dengan pendakwah Husein Ja'far Al Hadar atau Habib Ja'far.
Seusai menghadiri pemakaman jenazah Vidi di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu pagi, Habib Ja’far menuturkan bahwa dia sudah lama menjalin komunikasi dengan Vidi.
Walaupun sudah lama tidak melakukan komunikasi secara tatap muka dengan Vidi, Habib Ja’far sering menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan oleh sang penyanyi melalui aplikasi WhatsApp.
Menurut dia, belakangan Vidi sering bertanya tentang pelaksanaan ibadah dalam keadaan sakit.
"Kalau WhatsApp-an masih sering, dan semuanya, tidak pernah personal, tapi urusannya bertanya tentang berbagai hal soal ibadah," kata Habib Ja’far kepada awak media seusai pemakaman.
"Yang terakhir bertanya soal bagaimana keterbatasan Beliau untuk berwudu dan salat. Jadi, semua komunikasinya tentang bagaimana Beliau lebih memperbaiki diri, lebih meningkatkan ibadahnya, selalu tentang itu yang ditanyakan oleh Beliau," ia menjelaskan.
Habib Ja’far berdoa untuk kebaikan Vidi Aldiano, yang meninggal dunia pada usia 35 tahun pada Sabtu (7/3), setelah selama beberapa tahun berjuang melawan kanker ginjal.
"Insya Allah sahabat kita, keluarga kita, Vidi Aldiano, dalam keadaan yang terbaik, karena di hari dan bulan yang terbaik, yaitu bulan suci Ramadhan, dan hari diturunkannya Al-Quran, yaitu Nuzulul Quran 17 Ramadhan," katanya.
Habib Ja’far menuturkan bahwa banyak orang menyebut Vidi sebagai orang yang baik.
Dalam ajaran Islam, ia menjelaskan, kesaksian orang-orang tentang kebaikan seseorang yang meninggal menjadi doa yang baik bagi yang telah meninggal.
Habib Ja'far juga mengemukakan bahwa penyakit yang diderita Vidi selama sekitar tujuh tahun bisa menjadi penggugur dosa-dosanya, apalagi pelantun lagu "Nuansa Bening" itu menghadapinya tanpa banyak mengeluh.
"Justru semakin dekat kepada Allah, semakin banyak ibadahnya," katanya.
Ia mengajak orang-orang untuk mendoakan Vidi dan mengambil pelajaran darinya.
"Hadiah terbaik untuk Beliau adalah dua. Pertama, mendoakannya, dan yang kedua, kita memperbaiki diri agar ini menjadi pelajaran terbaik bagi kita semua," katanya.
Jenazah Vidi Aldiano, yang bernama asli Oxavia Aldiano, dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada Minggu pagi.
Prosesi pemakaman jenazah suami aktris Sheila Dara itu berlangsung selama sekitar dua jam hingga pukul 10.00 WIB.
Figur publik yang mencakup artis, musisi, selebritas, dan pemengaruh menghadiri upacara pemakaman Vidi Aldiano, yang dijuluki sebagai duta persahabatan oleh kawan-kawannya.




