Halal bihalal IKA PMII perkuat konsolidasi alumni
IKA PMII konsolidasikan alumni untuk perkuat kontribusi bagi bangsa dan NU di tengah dinamika global.

Elshinta/ ADP
Elshinta/ ADP
Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) menggelar acara Halal Bihalal sebagai momentum memperkuat konsolidasi alumni untuk berkontribusi bagi bangsa dan Nahdlatul Ulama (NU).
Acara yang berlangsung di Hotel Mercure Jakarta, Minggu (19/4/2026), dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Muhaimin Iskandar, Nasaruddin Umar, dan Nusron Wahid.
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menekankan bahwa Halal Bihalal menjadi ruang strategis untuk mempererat kebersamaan alumni PMII yang kini tersebar di berbagai profesi dan latar belakang.
“Halal bihalal ini memperkuat soliditas kontribusi alumni PMII agar produktif bagi bangsa, masyarakat, dan umat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat pengabdian kader PMII serta mendorong peran generasi muda NU dalam kepemimpinan organisasi.
Senada, Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan perlunya adaptasi kader PMII terhadap perubahan zaman, baik dalam pola pikir maupun tindakan.
“Kita harus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, dengan pendekatan yang lebih matang dan terukur,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya menyiapkan kader yang proaktif dalam menghadapi tantangan global, termasuk dinamika geopolitik.
Sementara itu, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menegaskan bahwa PMII memiliki keterikatan historis dengan NU, sehingga alumni memiliki tanggung jawab moral untuk terus berkontribusi dalam penguatan organisasi.
Menurutnya, konsolidasi alumni menjadi langkah penting agar NU semakin produktif dan memberikan manfaat luas bagi umat.
Acara ini turut dihadiri tokoh nasional lainnya, seperti Idrus Marham. Kegiatan Halal Bihalal IKA PMII diharapkan menjadi ruang pertukaran gagasan lintas generasi sekaligus memperkuat peran strategis alumni dalam pembangunan nasional dan kemajuan NU ke depan.
Arie Dwi Prasetyo




