Top
Begin typing your search above and press return to search.

Kasus campak melonjak, BPOM perluas vaksinasi campak untuk dewasa resiko tinggi

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) catat kasus campak mencapai 2.220 dengan KLB di lebih dari 60 lokasi

Kasus campak melonjak, BPOM perluas vaksinasi campak untuk dewasa resiko tinggi
X

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar mengungkapkan bahwa vaksinasi campak kini diperluas untuk kelompok dewasa. Foto : Radio Elshinta Arie Dwi P 

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar mengungkapkan bahwa vaksinasi campak kini diperluas untuk kelompok dewasa, menyusul meningkatnya kasus yang juga menyerang tenaga kesehatan hingga menyebabkan kematian. Hal tersebut disampaikan Taruna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, lonjakan kasus campak saat ini menjadi perhatian serius karena tidak hanya terjadi pada anak-anak, tetapi juga pada kelompok dewasa dengan risiko tinggi.

“Vaksinasi campak kita harus sadar juga begini, kan case yang berhubungan dengan kejadian luar biasa yang menimpa orang yang dewasa bahkan tenaga kesehatan bahkan ada yang sudah meninggal itu jumlahnya 2.220 kasus dengan tempat kejadian luar biasa sudah lebih dari 60,” ungkap Taruna

Menurutnya, selama ini vaksin campak yang tersedia memang difokuskan untuk anak-anak, sementara perkembangan virus kini juga berdampak pada orang dewasa.

“Selama ini vaksin campak yang tersedia, baik yang dari Bio Farma maupun GSK maupun MSD itu digunakan untuk anak. Sementara mungkin virus ini bermutasi kena juga orang dewasa.” Kata Taruna

Taruna menegaskan, kelompok dewasa dengan risiko tinggi menjadi prioritas dalam kebijakan perluasan vaksinasi ini, termasuk tenaga kesehatan, lansia, hingga individu dengan kondisi medis tertentu.

“Oleh karena itu, maka khususnya kasus-kasus untuk dewasa bagi masyarakat yang punya risiko tinggi, (seperti) tenaga kesehatan, risiko tinggi mungkin orang tua, risiko tinggi adalah orang yang dalam traveling kemudian yang imunokompromis atau yang mengalami gangguan metabolisme dan sebagainya ini mempengaruhi risikonya tinggi.” ujarnya

BPOM kemudian mengambil langkah strategis dengan memperluas indikasi penggunaan vaksin campak untuk dewasa, setelah melalui kajian ilmiah yang komprehensif.

“Berdasarkan penilaian yang sangat independen karena kita juga minta dari WHO second opinion, serta expert yang kita miliki, dan akhirnya kita putuskan yang tadi hanya untuk anak bisa diperluas indikasinya untuk orang dewasa,” kata Taruna

Saat ini, vaksin campak untuk dewasa sudah tersedia dan mulai digunakan di Indonesia.

“Dan vaksinnya sekarang sudah ada jadi sekarang sudah berjalan produk yang dari Bio Farma.” pungkasnya

Arie Dwi Prasetyo

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire