Kemenhaj dorong bank permudah informasi pelunasan Bipih

Calon jamaah haji di Embarkasi Haji Padang mendengarkan arahan sebelum bertolak ke Tanah Suci musim haji 2025. ANTARA/Muhammad Zulfikar
Calon jamaah haji di Embarkasi Haji Padang mendengarkan arahan sebelum bertolak ke Tanah Suci musim haji 2025. ANTARA/Muhammad Zulfikar
Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) meminta jajaran di tingkat kabupaten dan kota bersama perbankan memasifkan sosialisasi serta mengedukasi masyarakat terkait pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (Bipih) tahap kedua.
"Sosialisasi dan edukasi pelunasan Bipih ini sangat penting sekali khususnya bagi jamaah yang terkendala pada pelunasan tahap sebelumnya," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar M. Rifki di Kota Padang, Kamis.
Kemenhaj Provinsi Sumbar telah mengumpulkan Kemenhaj tingkat kabupaten dan kota bersama Bank Penerima Setoran Bipih, untuk memasifkan pelunasan kewajiban calon jamaah haji sebelum berangkat ke tanah suci. Konsolidasi ini menjadi bagian dari langkah awal dalam memastikan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada jamaah.
Ia menjelaskan pelunasan Bipih tahap kedua diprioritaskan bagi jamaah yang masuk kategori gagal sistem seperti terkendala jaringan hingga batas akhir pelunasan, maupun jamaah yang telah memenuhi istitaah kesehatan tetapi belum sempat melakukan pelunasan.
Selain itu, pelunasan tahap kedua juga diperuntukkan bagi calon jamaah haji penggabungan mahram, baik suami istri maupun dengan keluarga kandung yang memiliki selisih masa tunggu hingga lima tahun.
Sementara, untuk pelunasan Bipih tahap pertama menunjukkan kinerja yang cukup baik. Hingga penutupan tahap pertama tepatnya 23 Desember 2025, pelunasan di Sumbar mencapai 75 persen atau berada di atas rata-rata nasional sebesar 73 persen.
Rifki menilai animo masyarakat khususnya calon jamaah haji untuk melunasi Bipih dan berangkat ke Tanah suci tergolong tinggi. Hal itu tercermin dari data pelunasan tahap pertama yang di atas rata-rata nasional meskipun Ranah Minang masih dalam tahap pemulihan pascabencana alam yang terjadi di penghujung November 2025.
"Ini menjadi modal penting sekaligus bukti komitmen jamaah Sumatera Barat termasuk kerja bersama seluruh pihak di daerah," ujarnya.
Terakhir, Kemenhaj Sumbar berharap proses pelunasan tahap II dapat berjalan optimal sehingga kuota jamaah untuk musim haji 1447 Hijriah dapat terpenuhi secara maksimal, dan pelayanan kepada jamaah semakin meningkat.




