Top
Begin typing your search above and press return to search.

Korban laka lantas di Rejang Lebong didominasi pelajar dan mahasiswa

Korban laka lantas di Rejang Lebong didominasi pelajar dan mahasiswa
X

Arsip foto - Kapolres Rejang Lebong, Bengkulu, AKBP Florentus Situngkir (tengah). ANTARA/Nur Muhamad

Kepolisian Resor Rejang Lebong, Bengkulu, menyebutkan korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah itu pada tahun 2025 didominasi kalangan pelajar dan mahasiswa.

"Korban laka lantas di Kabupaten Rejang Lebong yang terjadi sepanjang tahun 2025 didominasi oleh kalangan pelajar dan mahasiswa," kata Kapolres Rejang Lebong Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Florentus Situngkir di Mapolres Rejang Lebong, Senin.

Jumlah kecelakaannya mencapai 37 orang dengan rentang usia 10 hingga 22 tahun.

Dia menjelaskan, kalangan pelajar dan mahasiswa yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas ini baik sebagai pengemudi maupun penumpang, terutama kendaraan jenis roda atau sepeda motor.

Untuk meminimalisir kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak usia sekolah dan mahasiswa ini, Satuan Lalu Lintas dan Satuan Binmas Polres Rejang Lebong telah menggencarkan sosialisasi ke SMP dan SMA sederajat serta perguruan tinggi.

Dia mengimbau kalangan orang tua agar tidak memberikan kendaraan bermotor kepada anak-anak mereka yang belum memiliki SIM serta melarang sekolah memperbolehkan siswanya membawa kendaraan ke sekolah.

Sementara itu jumlah kasus laka lantas di Kabupaten Rejang Lebong sepanjang 2025 mencapai 91 kasus. Jumlah korban meninggal dunia sebanyak 21 orang, luka berat 20 orang dan luka ringan sebanyak 60 orang serta kerugian material mencapai Rp568,2 juta.

Kasus laka lantas yang terjadi di Kabupaten Rejang Lebong ini mengalami penurunan dari 103 kasus menjadi 91 kasus. Sedangkan untuk kendaraan yang dikenakan sanksi tilang sebanyak 443 unit, juga mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebanyak 817 unit.

"Sepanjang tahun 2025 selain sanksi tilang Satlantas Polres Rejang Lebong juga memberikan sanksi teguran kepada 4.913 kendaraan atau lebih sedikit dari tahun 2024 sebanyak 4.950 kendaraan," katanya.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire