Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pemerintah perkuat kolaborasi teknologi untuk olah sampah

Pemerintah perkuat kolaborasi teknologi untuk olah sampah
X

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto saat menerima audiensi Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH), Diaz Faisal Malik Hendropriyono bersama jajaran di Jakarta, Jumat (17/4/2026). ANTARA/HO-Kemdiktisaintek

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak swasta dalam pengolahan sampah berbasis teknologi.

"Pengelolaan sampah perlu didorong dengan pendekatan yang lebih efisien dan berkelanjutan, termasuk melalui keterlibatan pihak swasta agar sistem yang dibangun memiliki nilai ekonomi dan dapat berjalan secara mandiri," kata Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Lebih lanjut, Wakil menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Faisal Malik Hendropriyono turut menekankan urgensi percepatan penanganan sampah, khususnya di wilayah perkotaan yang menghadapi tantangan volume sampah yang tinggi serta kapasitas pengolahan yang masih terbatas.

"Penumpukan sampah sangat besar, sementara pengolahannya masih sangat kecil. Ini yang perlu kita percepat, termasuk dengan memperkuat pemilahan dari sumber agar beban di hilir bisa berkurang," ujar Diaz Hendropriyono.

Diketahui, KLH telah memaparkan pemetaan lokasi-lokasi Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang dapat dikembangkan menjadi TPS Reduce, Reuse, Recycle (3R) maupun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Berdasarkan pemetaan bersama KLH dan pemerintah daerah, telah teridentifikasi ratusan titik TPS yang berpotensi dikembangkan, meskipun sebagian besar masih memerlukan peningkatan kapasitas dan fungsi.

Selain itu, pertemuan juga menyoroti pentingnya optimalisasi rantai pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, termasuk pemilahan di tingkat sumber serta penguatan ekosistem daur ulang.

Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi beban pengolahan di fasilitas utama serta meningkatkan nilai ekonomi dari sampah yang dihasilkan.

Berbagai inisiatif pilot project juga telah berjalan, termasuk pengelolaan sampah organik melalui skema kemitraan dengan pelaku usaha dan komunitas, yang berpotensi untuk direplikasi secara lebih luas.

Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, pemerintah tengah mempercepat pengembangan serta uji coba teknologi pengolahan sampah skala mikro. Hal tersebut disampaikan dalam rapat terkait percepatan penanganan sampah nasional yang digelar di Istana Negara pada awal Februari lalu.

Sebagai langkah ke depan, Kemdiktisaintek akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor serta mendorong keterlibatan perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi dan solusi konkret di bidang pengelolaan sampah.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire