Top
Begin typing your search above and press return to search.

Penambahan PPKD di Jakarta dinilai bantu kurangi pengangguran

Penambahan PPKD di Jakarta dinilai bantu kurangi pengangguran
X

Arsip Foto - Sejumlah pelajar mengikuti pelatihan keterampilan teknisi sepeda motor yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Utara di Jakarta, Kamis (25/5/2025). (ANTARA/HO-Pemkot Jakut).

Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menilai saat ini, Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) di Jakarta perlu ditambah untuk menurunkan angka pengangguran, terutama mengingat PPKD dalam setahun baru melatih 700-1.000 warga.

"Kapasitasnya masih belum cukup, paling satu tahun bisa 700 sampai 1.000-an orang yang dilatih, sementara yang mendaftar sudah 5.000 lebih," kata Khoirudin di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, pengangguran di Jakarta masih menjadi permasalahan yang belum dapat diatasi secara maksimal, sehingga memicu masalah tawuran di mana-mana.

Oleh karena itu, Khoirudin mengatakan pihaknya telah mendatangi sekaligus memonitor PPKD untuk mengetahui perkembangan pusat pelatihan kerja.

Dia menjelaskan jenis pelatihan kerja di PPKD saat ini sangat beragam, di antaranya pelatihan las, otomotif, bahasa, dan lain sebagainya. Bahkan, PPKD sudah memiliki 10 jurusan dengan 24 program pelatihan.

"Kalau warga Jakarta yang nganggur turun 50 persen, ekonomi akan naik. Karena pengangguran terlalu banyak, sehingga tawuran di mana-mana," ujar Khoirudin.

Dia menambahkan keberadaan PPKD juga membantu perusahaan dalam hal pendidikan calon pekerja, karena mereka yang telah lulus di PPKD dipastikan memiliki kemampuan pada bidangnya masing-masing.

Dia pun menegaskan pada rapat Pra-Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RPKD), pihaknya meminta agar anggaran untuk PPKD ditambah.

"Agar masyarakat betul-betul merasakan langsung dampak anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah," ungkap Khoirudin.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire