Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pertamina hadirkan Sekolah Energi Berdikari di SMPN 2 Jenu Tuban

Pertamina hadirkan Sekolah Energi Berdikari di SMPN 2 Jenu Tuban
X

Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal (FT) Tuban meluncurkan Program Sekolah Energi Berdikari di SMP Negeri 2 Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (10/2/2026). (ANTARA/HO-Patra Niaga)

Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal (FT) Tuban meluncurkan Program Sekolah Energi Berdikari di SMP Negeri 2 Jenu, Kabupaten Tuban untuk mendukung pendidikan berkelanjutan sekaligus meningkatkan literasi energi bersih sejak dini.

“Melalui program ini, kami mendorong penguatan pendidikan dan kesadaran energi bersih sejak dini guna membentuk generasi yang mandiri, berdaya saing, dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi di Surabaya, Rabu.

Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan menghadirkan pembelajaran berbasis praktik.

Pembelajaran berbasis praktik yang dimaksud antara lain pemasangan panel surya berkapasitas total 6.000 Watt, pengadaan tempat sampah berbasis Internet of Things (IoT), serta pengembangan sistem aquaponik.

Seluruh fasilitas ini dimanfaatkan sebagai media pembelajaran langsung bagi siswa untuk mengenal energi terbarukan dan teknologi ramah lingkungan.

Sebagai puncak kegiatan, Pertamina Patra Niaga FT Tuban juga menggelar Expo Proyek STEM yang menampilkan berbagai inovasi teknologi sederhana buatan para siswa yang dikembangkan dari potensi lokal dan konsep keberlanjutan.

Expo tersebut turut dihadiri oleh Guru Besar Fakultas Teknik Agus Purwanto dari Universitas Sebelas Maret sebagai bentuk dukungan dunia akademik terhadap penguatan pendidikan berbasis riset dan inovasi.

Fuel Terminal Manager Tuban Rahmad Febriadi mengatakan, Program Sekolah Energi Berdikari merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi sekaligus membangun dampak sosial berkelanjutan.

“Kami ingin sekolah menjadi ruang tumbuh bagi inovator muda yang peduli lingkungan dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.

Jovita Ridhani, selaku PIC UNS untuk SMPN 2 Jenu menyebutkan, Expo Proyek STEM memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa khususnya dalam mengenal isu keberlanjutan dan green jobs.

“Kami terkesan dengan semangat, kreativitas, dan kualitas proyek yang melampaui ekspektasi. Kolaborasi antara sekolah, dunia industri, dan perguruan tinggi terbukti mampu menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan inspiratif,” katanya.

Menurut Kepala UPT SMP Negeri 2 Jenu Edi Purnomo, sinergi dengan Pertamina dan UNS telah mentransformasi karya siswa dari sekadar tugas sekolah menjadi inovasi bermakna.

“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut agar ide-ide luar biasa anak-anak tidak berhenti di ruang pamer, tetapi berkembang menjadi solusi nyata bagi masyarakat Jenu dan kemajuan pendidikan di Kabupaten Tuban,” ujarnya.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire