Petugas sita puluhan benda berbahaya saat razia di Lapas Jambi

Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas IIA Jambi, Riko Hamdan (tengah) saat memberikan arahan kepada WBP sebelum razia berlangsung, Kamis (19/3/2026). ANTARA/HO-Humas Lapas Kelas IIA Jambi
Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas IIA Jambi, Riko Hamdan (tengah) saat memberikan arahan kepada WBP sebelum razia berlangsung, Kamis (19/3/2026). ANTARA/HO-Humas Lapas Kelas IIA Jambi
Razia gabungan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi yang melibatkan personel TNI dan Polri, petugas berhasil mengamankan puluhan benda berbahaya di dalam kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP).
"Ini dalam rangka menyambut Idul Fitri, jangan sampai nanti benda berbahaya semakin menumpuk. Apalagi kunjungan keluarga saat Lebaran akan meningkat, jadi kita bersih-bersih dulu," kata Kepala Lapas Kelas IIA Jambi Syahroni Ali di Kota Jambi, Kamis.
Ia merinci, benda-benda berbahaya yang disita meliputi, empat unit telepon genggam, 12 alat pengecas, tujuh perangkat audio (Headset), 15 buah sendok besi, tiga gunting kuku, 25 korek api gas, dua sikat gigi, satu unit kipas angin, empat botol kaca, enam alat cukur, tiga alat penyepit kecil, dan satu obeng.
Ia menegaskan, kegiatan razia yang dilakukan regu pengamanan Lapas selalu rutin digelar menjaga kondisi lapas tetap bersih dari benda terlarang yang semestinya tidak boleh dimiliki WBP.
Selain melakukan penggeledahan kamar, petugas turut menyisir sudut lapas, melakukan pemeriksaan terali besi pembatas untuk memastikan semua dalam kondisi baik.
"Ini bentuk komitmen Ditjenpas Jambi dalam menjaga situasi berjalan baik dan aman," ujarnya.
Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIA Jambi Riko Hamdan menambahkan bahwa kegiatan razia menyasar blok hunian B1.
Kegiatan di mulai Kamis siang, melibatkan anggota regu jaga. Dalam pemeriksaan itu, petugas berhasil mengamankan 86 benda berbahaya yang seharusnya tidak boleh berada di dalam blok hunian.
Riko menyebutkan, pelaksanaan kegiatan razia blok hunian berjalan dengan lancar, tertib, aman, dan kondusif.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) di Lapas Kelas IIA Jambi.
"Ini bentuk komitmen petugas lapas ya, kita ingin suasana di pemasyarakatan berjalan aman dan tertib, khususnya dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri," ungkap Riko.




