Polres Semarang siagakan lima posko di rest area Tol Semarang-Bawen

Wakapolres Semarang Kompol Erwin Chan Siregar. (ANTARA/Zuhdiar Laeis)
Wakapolres Semarang Kompol Erwin Chan Siregar. (ANTARA/Zuhdiar Laeis)
Kepolisian Resor (Polres) Semarang, Jawa Tengah, menyiagakan lima posko mudik untuk memberikan pelayanan kepada pemudik yang melintasi jalur Tol Semarang-Bawen di wilayah tersebut.
"Kami membangun lima pos pelayanan yang ada di rest area di wilayah Kabupaten Semarang," kata Wakapolres Semarang Kompol Erwin Chan Siregar di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat, di sela peresmian Posko Mudik Lebaran 1447 Hijriah BPJS Kesehatan di Rest Area Tol Ungaran KM 429 Semarang.
Ia menyebutkan lima pos pelayanan itu terdapat di Rest Area Tol KM 429A, KM 439 A, KM 456 A, KM 456 B, serta Rest Area KM 445 B.
"Kami juga ada pos pengamanan di seputaran jalur Laksana di Kecamatan Bergas, jalur arteri. Kemudian ada di wilayah Bandungan dan pos terpadu di Ngampin, Ambarawa," katanya.
Ia memastikan Polres Semarang bersama dengan jajaran terkait telah siap melaksanakan pengamanan arus mudik dan balik pada Lebaran 1447 Hijriah.
"Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang melalui wilayah Kabupaten Semarang agar tetap menjaga keselamatan. Pastikan kendaraan ketika berjalan dalam kondisi prima, serta situasi dan kesehatan pengemudi," katanya.
Pada masing-masing pos pelayanan, kata dia, pihaknya mempersiapkan berbagai fasilitas kepada para pemudik, seperti kursi pijat, ruang laktasi, ruang bermain anak, dan ruang kesehatan yang dijaga oleh petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang.
Untuk titik rawan kemacetan dan kecelakaan, seperti di Exit Tol Bawen, ia mengatakan bahwa di lokasi tersebut telah disiapkan dan disiagakan tim dari satuan lalu lintas dibantu Samsat.
"Mereka melakukan pengamanan dan juga melaksanakan rekayasa (lalu lintas) sesuai dengan situasi yang ada. Dan juga sudah diberlakukan pembukaan exit tol fungsional di Gate Ambarawa," katanya.
Demikian juga pengamanan objek-objek wisata yang banyak terdapat di Kabupaten Semarang, kata dia, pihaknya bersama Polda Jateng telah melakukan penilaian risiko.
"Sebelum pelaksanaan operasi ini kami sudah melaksanakan risk assessment ke masing-masing objek wisata bersama dengan Polda Jateng. Kemudian, sudah diasesmen terkait kelayakan dan keamanannya," kata Erwin.
Pada masing-masing objek wisata, lanjutnya, telah disiapkan pos yang dijaga Satgas Preventif bersama Satgas Kamseltibcarlantas untuk memantau lonjakan jumlah pengunjung.
Pada Operasi Ketupat Candi 2026 Polres Semarang menerjunkan 510 personel yang akan bertugas untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran arus mudik-balik Idul Fitri 1447 Hijriah.




