Top
Begin typing your search above and press return to search.

Prabowo undang para mantan presiden dan wapres, bahas isu nasional hingga global

Silaturahmi Ramadan di Istana Merdeka dihadiri mantan presiden, wakil presiden dan pimpinan partai politik bertukar pandangan perkembangan dalam dan luar negeri

Prabowo undang para mantan presiden dan wapres, bahas isu nasional hingga global
X

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan kepada wartawan di Istana Merdeka Jakarta mengenai silaturahmi Presiden Prabowo bersama mantan presiden, wakil presiden dan pimpinan partai politik, Selasa (3/3/2026). Foto : Radio Elshinta Sri Lestari 

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan silaturahmi Ramadan dengan para mantan presiden dan mantan wakil presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam. Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah mantan pejabat negara, menteri luar negeri terdahulu, serta ketua umum partai politik di parlemen.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, forum ini menjadi ajang bertukar pandangan mengenai berbagai isu strategis, baik perkembangan di dalam negeri maupun dinamika global. “Malam ini Bapak Presiden mengundang seluruh presiden dan wakil presiden terdahulu, para menteri luar negeri terdahulu, termasuk juga para ketua umum parpol di parlemen,” ujar Teddy saat menyambut tamu di kompleks Istana.

Menurut Teddy, sebagian besar tokoh yang diundang hadir memenuhi undangan Presiden. Namun, ia belum merinci secara spesifik agenda pembahasan dalam pertemuan tersebut.

“Presiden ingin bersilaturahmi dan bertukar pandang dengan para tokoh. Nanti kita lihat pembahasannya karena pertemuan baru akan dimulai,” katanya kepada wartawan

Sejumlah tokoh yang tampak hadir antara lain Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-13 Ma'ruf Amin, serta Wakil Presiden ke-11 Boediono. Sementara itu, Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri tidak terlihat hadir dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan lintas generasi kepemimpinan ini dinilai menjadi momentum mempererat komunikasi sekaligus memperkuat soliditas nasional di tengah berbagai tantangan ekonomi, politik, dan geopolitik global.

Sri Lestari

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire