Prajurit Yontankfib 2 Mar pertajam kemampuan serangan

Prajurit Batalyon Tank Amfibi 2 Marinir (Yontankfib 2Mar) latihan serangan menggunakan tank di Puslatpur Marinir 5 Baluran Situbondo, Jawa Timur. ANTARA/HO-Dispen Kormar/vft.
Prajurit Batalyon Tank Amfibi 2 Marinir (Yontankfib 2Mar) latihan serangan menggunakan tank di Puslatpur Marinir 5 Baluran Situbondo, Jawa Timur. ANTARA/HO-Dispen Kormar/vft.
Prajurit Batalyon Tank Amfibi 2 Marinir (Yontankfib 2 Mar) melakukan latihan aspek darat guna mempertajam kemampuan serangan di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marinir 5 Baluran, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur.
Komandan Batalyon Tank Amfibi 2 Marinir Letkol Marinir Hayat Tegar mengatakan, latihan ini menuntut koordinasi presisi antara pengemudi, penembak, dan komandan kendaraan dalam menyelaraskan pergerakan kendaraan tempur yang telah direncanakan dalam perintah operasi.
"Kegiatan ini akan diproyeksikan ke arah kesiapsiagaan, baik personel maupun materiil Alutsista Korps Marinir Angkatan Laut untuk menghadapi operasi sesungguhnya di medan tugas," kata dia dalam keterangan yang diterima di Situbondo, Jawa Timur, Sabtu.
Ia menjelaskan bahwa dalam latihan itu, fokus utama prajurit Yontankfib 2 Mar adalah mempertajam kemampuan serangan dalam skenario perebutan objek musuh yang dikuasai lawan.
Selain itu, lanjut dia, juga konsentrasi lain seperti penghadangan lawan yang disimulasikan kendaraan lapis baja musuh jenis Armored Personnel Carrier (APC).
Menurut Hayat, operasi dimulai dengan pergerakan taktis tank amfibi BMP-3F dan PT-76 (M) yang bermanuver dari daerah persiapan dengan kecepatan tinggi menggunakan teknik penyerbuan mekanis.
"Tank-tank tersebut bertindak sebagai ujung tombak serangan darat yang mengintegrasikan kecepatan, daya kejut dan daya tembak dengan tetap menjaga formasi tempur di medan berat tanpa kehilangan momentum serangan," kata dia.




