Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pram dorong sosialisasi aturan bendera parpol oleh Satpol dan Wali Kota

Pram dorong sosialisasi aturan bendera parpol oleh Satpol dan Wali Kota
X

Sebuah bendera salah satu partai politik terjatuh menutupi sebagian jembatan layang Pasar Senen, Jakarta (20/1/2024). ANTARA FOTO/Jhogy Nabhasa Siahaan/app/nz.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta kembali kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) hingga Wali Kota di Jakarta untuk sosialisasi terkait aturan pemasangan bendera atau spanduk partai politik di jalan.

“Jadi, untuk spanduk parpol, kami sudah membuat aturan. Saya sudah meminta kepada Satpol PP dan juga Wali Kota untuk memberikan pengumuman bagi partai-partai politik terkait jangka waktu yang diperbolehkan,” ujar Pramono di Balai Kota, Rabu.

Pramono mengatakan, apabila spanduk atau bendera partai politik masih belum diturunkan lebih dari dua hari dari tenggat waktu, maka Pemerintah Jakarta yang akan menertibkan.

Pramono pun menegaskan bahwa hal ini berlaku untuk seluruh partai politik.

Ia mengatakan tak akan membedakan partai politik dalam pemberlakuan aturan tersebut.

“Pokoknya yang sudah masa izinnya lewat segera diturunkan,” kata Pramono.

Sebelumnya, Pramono sempat beberapa kali meminta agar spanduk serta bendera partai diturunkan agar suasana di Ibu Kota menjadi lebih bersih dan indah.

“Dulu, kalau ada acara partai, benderanya itu bisa dipasang sebulan, nggak ada yang nurunin. Benderanya sudah sobek-sobek, sudah jelek banget. Saya bilang sama Kepala Dinas terkait, kepada Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja), "Sudah nggak boleh lagi." Sekarang maksimum 2-3 hari setelah acara, kalau nggak diturunkan, kita yang menurunkan,” kata Pramono.

Meskipun Pramono merupakan anggota partai, namun ia mengakui keberadaan bendera dan spanduk partai yang sudah usang dapat mengganggu keindahan kota.

Pria yang akrab disapa Pram itu pun mengaku tidak peduli jika ia dikritik terkait keputusannya untuk membersihkan spanduk dan bendera partai di Jakarta.

“Walaupun yang telepon saya ketua umum, sahabat saya, saya bilang, saya harus adil buat semuanya,” ujar Pramono.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire