Pramono akan Shalat Id di Masjid Istiqlal dan gelar griya Balai Kota

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri Upacara Melasti di Pure Segera, Cilincing, Jakarta Utara untuk menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tepatnya pada 19 Maret 2026, Jakarta, Minggu (15/3/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri Upacara Melasti di Pure Segera, Cilincing, Jakarta Utara untuk menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tepatnya pada 19 Maret 2026, Jakarta, Minggu (15/3/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Gubernur DKI Pramono Anung akan Shalat Idul Fitri (Id) di Masjid Istiqlal dan gelar griya (open house) di Balai Kota Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Saya akan Shalat Id sesuai rencana kemungkinan di Masjid Istiqlal. Tetapi untuk acara 'open house' (gelar griya) dengan masyarakat akan diadakan secara sederhana di Balai Kota bersama dengan wagub," kata Pramono kepada wartawan di Pure Segera Jakarta Utara, Minggu.
Pramono menambahkan dalam rangka mempersiapkan para pemudik kembali ke kediamannya masing-masing, Pemerintah DKI Jakarta sudah bekerja sama dengan pemerintah pusat dan tentunya dengan Polda Metro Jaya dan Pangdam Jaya, untuk bisa memberikan pelayanan terbaik bagi siapa pun yang akan mudik dari Jakarta.
Nantinya para personel gabungan disebar ke beberapa tempat pemberangkatan mudik seperti stasiun, terminal dan bus yang sudah dipersiapkan.
Kemudian, pihaknya juga mengimbau warga yang mudik untuk melapor RT dan RW agar keamanan rumah kosong terjamin.
"Kami hanya mengimbau, meminta sekali lagi, kepada semua warga yang akan mudik, tolong untuk melaporkan kepada RT/RW. Supaya kalau ada apa-apa, ada yang menjaga dan ada yang bertanggung jawab," ucapnya.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta menyiagakan 1.790 personel untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama masa mudik hingga libur Lebaran 2026.
Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama periode mudik Lebaran, ketika banyak rumah warga ditinggalkan kosong.
Pengawasan juga akan difokuskan pada kawasan wisata dan pusat keramaian yang diperkirakan mengalami lonjakan pengunjung setelah Lebaran.




