Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pupuk Indonesia siapkan langkah hadapi banjir di PIM

Pupuk Indonesia siapkan langkah hadapi banjir di PIM
X

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi usai pelepasan truk pengangkut pupuk di area PT Pupuk Kujang, Kabupaten Karawang, Jabar, Jumat. (ANTARA/HO-Pupuk Kujang)

PT Pupuk Indonesia (Persero) mengantisipasi dampak banjir yang melanda kawasan pabrik PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Aceh, dengan mengaktifkan strategi pengalihan stok pupuk subsidi dan suplai cepat.

"Kami menyampaikan duka cita mendalam atas musibah banjir yang melanda saudara-saudara di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," kata Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi usai pelepasan truk pengangkut pupuk di area PT Pupuk Kujang, Kabupaten Karawang, Jabar, Jumat.

Untuk menyikapi banjir yang juga melanda pabrik PT Pupuk Iskandar Muda, katanya, Pupuk Indonesia telah mengambil langkah pengamanan operasional pabrik, termasuk mematikan sementara pabrik Pupuk Iskandar Muda di Lhokseumawe demi keselamatan 1.088 karyawan dan keluarga yang dievakuasi, serta 47 pasien rumah sakit yang diungsikan.

"Kepada seluruh petani di Indonesia, tidak usah khawatir, kami pastikan stok pupuk nasional berada di posisi aman. Saat ini, total stok pupuk bersubsidi secara nasional mencapai 1,1 juta ton, yang cukup untuk kebutuhan selama 23 hari ke depan," katanya .

Sementara untuk mengatasi dampak dimatikannya operasional Pupuk Iskandar Muda, Pupuk Indonesia telah mengaktifkan strategi pengalihan stok dan suplai cepat.

Menurut dia, kebutuhan pupuk untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan dipenuhi dari pabrik-pabrik lain dalam holding, yaitu PT Pusri Palembang, PT Petrokimia Gresik, dan PT Pupuk Kalimantan Timur.

Sementara PT Pupuk Kujang difokuskan untuk menopang kebutuhan wilayah Jawa Barat, Banten, dan sebagian Jawa Tengah.

“Jawa Barat adalah lumbung pangan nasional, dan mengingat peringatan BMKG terkait lini cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga Februari 2026, kami telah mengantisipasi dengan melakukan pengiriman melebihi batas normal. Selama bulan November, Pupuk Kujang telah mengirimkan lebih dari 70 ribu ton pupuk, meningkat signifikan dari rata-rata bulanan," kata Rahmad.

Disebutkan, Pupuk Indonesia Group juga telah mengirimkan bantuan logistik dan alat kesehatan untuk mendukung proses pemulihan internal dan masyarakat sekitar. Dampak produksi Pupuk Iskandar Muda diperkirakan akan pulih dalam waktu sekitar 10 hari setelah suplai listrik kembali normal.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire