Top
Begin typing your search above and press return to search.

Ratusan pelayat lepas kepergian pendaki Syafiq Ali

Ratusan pelayat lepas kepergian pendaki Syafiq Ali
X

Jenazah pendaki Syafiq Ali usai disholatkan di masjid Baiturosyidin Perum Depkes Kota Magelang Jateng. (Radio Elshinta/Kurniawati)

Ratusan pelayat ikut mengantarkan jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki gunung Slamet yang ditemukan meninggal dunia Rabu, (14/1) lalu, menuju pemakaman umum Sidotopo Kedungsari Kota Magelang Jateng, malam ini. Sebelumnya, jenazah disemayamkan di masjid Baiturrosyidin, komplek Perumahan Depkes Kelurahan Kramat Utara.

Jenazah dibawa menggunakan mobil PMI Pemalang dan langsung menuju masjid pukul 20.27 wib. Jenazah tidak dibawa pulang ke rumah duka.

Tangis sanak saudara pecah saat jenazah tiba di masjid. Mereka telah menanti-nantikan kedatangan remaja kelas 12 SMAN 5 tersebut. Ibu Syafiq Ali, Utari Januarita tidak kuasa menahan kesedihannya. Ia menangis dalam dekapan suami dan sanak saudara.

Ratusan pelayat melaksanakan sholat jenazah, selanjutnya diadakan upacara pemberangkatan . Menuju ke makam Sidotopo, jenazah diangkut menggunakan mobil ambulance milik PMI Kota Magelang.

Nampak pendaki indigo, Rival, turut mengantarkan korban menuju makam.

Ia naik mobil ambulance bersama dua kakak kembar korban.

Sebelumnya Rival meyakini bahwa korban berada dipuncak gunung, sehingga iapun ikut serta mencari korban bersama tim SAR gabungan.

Dani Rusman, ayah Korban didepan para pelayat menyampaikan terimakasih atas dukungan dan doa, sehingga jenazah putranya bisa ditemukan.

"Kepada Forkompinda Pemalang, pemerintah Kota Magelang, Tim SAR gabungan dan semua pihak yang telah membantu proses evakuasi, saya ucapkan banyak terimakasih" ucapnya.

Ia menyatakan sudah mengikhlaskan kepergian putra bungsunya tersebut. "Ada hikmah dibalik musibah, yakni kejujuran dan keikhlasan," katanya.

Sebelum dibawa ke Magelang, jenazah lebih dulu dibawa ke RSUD Goeteng Purbalingga untuk pemeriksaan medis.

Seperti diberitakan, dua pendaki asal Magelang Jateng hilang saat naik gunung Slamet Pemalang, pada 25 Desember 2025 lalu.Keduanya adalah Syafiq Ridhan Ali Razan (18) warga Perum Depkes Kota Magelang dan Himawan Choidar Bahran, warga Secang Kabupaten Magelang. Keduanya siswa kelas XII SMAN 5.

Himawan ditemukan dalam keadaan lemas di pos 5, sedangkan Syafiq tidak ditemukan. ( Kurniawati)

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire