SAR temukan jenazah diduga WN Spanyol korban KM Putri Sakinah di Padar

Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah diduga Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol, korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo pada hari ke 12 pencarian, Selasa (6/1/2026). Foto : Basarnas Maumere
Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah diduga Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol, korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo pada hari ke 12 pencarian, Selasa (6/1/2026). Foto : Basarnas Maumere
Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah yang diduga Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol, korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Penemuan ini terjadi pada hari ke-12 operasi pencarian sejak kapal tersebut tenggelam pada 26 Desember 2025.
Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, mengatakan pencarian dilakukan dengan berbagai metode, termasuk penyisiran pulau-pulau terdekat, penggunaan sonar, dan penyelaman.
“Tim SAR gabungan hari ini melaksanakan pencarian dua WNA Spanyol yang memasuki hari ke-12, dengan melaksanakan penyisiran di pulau-pulau terdekat, penurunan sonar, serta penyelaman,” ujar Fathur Rahman dalam keterangan, Selasa (6/1/2026).
Menurutnya, informasi penemuan korban diterima dari nelayan setempat pada siang hari.
“Tepat pukul 14.30 WITA, Tim SAR Gabungan menerima informasi dari nelayan setempat bahwa mereka menemukan bangkai kapal KM Putri Sakinah yang di dalamnya terdapat satu orang korban dalam keadaan meninggal dunia,” jelasnya.
Korban ditemukan pada koordinat 08°36'35,139" LS dan 119°40'36,826" BT, dengan jarak sekitar 7,48 nautical mile dari lokasi awal kapal tenggelam.
Setelah menerima laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung melakukan evakuasi menggunakan KN SAR Puntadewa 250.
“Korban selanjutnya dievakuasi menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk penanganan lebih lanjut dan diserahkan kepada Tim DVI Polres Manggarai Barat,” tandas Fathur Rahman.
Hingga kini, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses identifikasi korban serta kelanjutan operasi pencarian apabila masih terdapat korban lain yang belum ditemukan.
Remon Fauzi




