Strategi WFH ASN Bogor untuk efisiensi BBM, pelayanan publik tetap optimal
Pemerintah akan mengumumkan kebijakan WFH 1 hari dalam sepekan bagi ASN dan Swasta dalam waktu dekat. Kebijakan tersebut adalah langkah serius untuk penghematan energi imbas konflik di Timur Tengah, baik di pusat maupun di daerah. Sejumlah pemerintah daerah menyatakan siap menerapkan kebijakan tersebut diantaranya Pemerintah Kota Bogor.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan Pemkot Bogor sudah menerapkan fleksibilitas kerja sejak 2025, namun kebijakan WFH 1 hari dari pemerintah pusat dinilai akan lebih terukur dampaknya, terutama dalam mengurangi mobilitas pegawai. ASN dianggap siap karena pengalaman saat pandemi serta dukungan sistem digital (SPBE).
Selain itu, diperlukan aturan ketat agar WFH benar-benar mengurangi penggunaan kendaraan. Ke depan, solusi jangka panjang adalah penguatan transportasi publik berbasis listrik dan pengembangan energi terbarukan guna mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM.
Simak wawancara selengkapnya dalam program khusus Talk Highlight edisi Jumat (27/3/2026) melalui tautan link Youtube. (Nak)




