Top
Begin typing your search above and press return to search.

Susno Duadji beberkan Isi pertemuan tertutup Prabowo dengan tokoh nasional

Susno Duadji beberkan Isi pertemuan tertutup Prabowo dengan tokoh nasional
X

Foto : Dokumenatsi Biro Pers Setpres

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah tokoh nasional yang dikenal kritis terhadap pemerintah. Pertemuan berlangsung hampir lima jam di kediaman pribadi Presiden di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).

Salah satu tokoh yang hadir, mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Susno Duadji, mengungkapkan bahwa pembahasan mencakup isu yang sangat luas. Mulai dari ideologi, ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, hingga persoalan hukum, pertanian, serta dinamika nasional dan internasional.

“Masalah berbangsa dan bernegara dibahas secara terbuka. Presiden menyampaikan semuanya dengan data, baik dari dalam negeri maupun dari sumber internasional,” ungkap Susno Duadji dalam wawancara Edisi Sore Radio Elshinta, Minggu (1/2/2026) yang dipandu Farma Dinata.

Menurut Susno, Presiden Prabowo memaparkan data yang dikumpulkan selama lebih dari dua dekade, termasuk terkait pengelolaan sumber daya alam, ketimpangan ekonomi, serta aliran keuangan negara. Data tersebut, kata dia, menjadi dasar Presiden dalam menyusun langkah penertiban dan penegakan aturan.

“Beliau sangat tahu bagaimana pertambangan, sawit, dan keuangan negara selama ini dinikmati oleh segelintir pihak. Presiden juga menegaskan akan bertindak tegas terhadap pejabat atau pihak yang seharusnya menjadi regulator, tetapi justru menjadi pemain,” ujarnya.

Susno menyebut, Presiden bahkan menyinggung mundurnya sejumlah pejabat di sektor keuangan yang terjadi belakangan ini.

Dalam bidang penegakan hukum, diskusi juga menyentuh reformasi Polri, kejaksaan, hingga peradilan. Presiden, kata Susno, menjelaskan alasan kebijakan kenaikan gaji hakim sebagai upaya memperkuat integritas, disertai tuntutan peningkatan kinerja.

Pertemuan tersebut juga membahas sejumlah isu strategis, termasuk kasus pertambangan timah di Bangka Belitung, temuan transaksi keuangan mencurigakan oleh PPATK, serta peredaran dana bernilai ribuan triliun rupiah yang disebut melebihi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Tidak dibahas kasus per kasus, tetapi Presiden mengetahui semua persoalan besar yang sedang menjadi perhatian publik,” ujar Susno.

Selain Susno Duadji, pertemuan itu dihadiri oleh mantan Ketua KPK Abraham Samad serta beberapa tokoh lain yang selama ini dikenal vokal menyampaikan kritik kepada pemerintah. Presiden, kata Susno, menegaskan bahwa seluruh suara rakyat didengar, termasuk kritik yang disampaikan melalui media sosial dan podcast, selama disertai data.

Susno menambahkan, dalam pertemuan tersebut tidak ada tawaran jabatan kepada para tokoh yang hadir. Presiden justru menyampaikan keinginan agar forum diskusi serupa dapat digelar kembali secara berkala di masa mendatang.

“Diskusinya dua arah, tanpa moderator, dan berlangsung cair. Presiden membuka dengan data, lalu kami bebas menyampaikan pandangan,” kata Susno.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire