Masjid Agung Probolinggo siap layani pemudik 24 jam

Masjid Agung Raudlatul Jannah Kota Probolinggo menyatakan kesiapannya menjadi oase bagi para pemudik yang melintasi jalur utama Jawa Timur menuju Bali maupun sebaliknya. Sebagai bagian dari program Masjid Ramah Pemudik (MRP), masjid ini menyediakan berbagai fasilitas mulai dari tempat istirahat hingga konsumsi gratis.
Ustaz Imam Syamsuddin, selaku Humas dan Koordinator Remaja Masjid Agung Raudlatul Jannah, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan layanan maksimal bagi musafir yang singgah, baik pengguna mobil pribadi maupun sepeda motor.
"Kami menyediakan tempat tidur representatif bagi pemudik yang ingin melepas lelah di siang hari atau menginap di malam hari. Selain itu, ada porsi konsumsi khusus berupa takjil dan makanan ringan untuk berbuka puasa serta sahur," ujar Ustaz Imam dalam keterangannya kepada Radio Elshinta.
Fasilitas Lengkap dan Keamanan Terpadu
Masjid yang mampu menampung hingga 3.000 jemaah ini menyediakan area parkir khusus yang aman. Kendaraan roda dua diarahkan ke area dalam masjid, sementara roda empat ditempatkan di sisi masjid yang telah dijaga ketat oleh petugas keamanan.
"Tantangan terbesar kami adalah menjaga keamanan dan kenyamanan. Oleh karena itu, kami menyiagakan petugas keamanan 24 jam untuk menjaga kendaraan pemudik serta petugas kebersihan agar area istirahat tetap nyaman digunakan," tambahnya.
Titik Transit Utama Antarprovinsi
Lokasi masjid yang berada di pusat kota menjadikannya titik transit favorit bagi pemudik dari berbagai wilayah seperti Surabaya, Jawa Tengah, hingga mereka yang datang dari arah Bali. Tercatat sekitar 300 orang setiap harinya memanfaatkan program Ramadan di masjid ini.
Menjelang hari raya, jumlah jemaah diprediksi melonjak hingga 5.000 orang karena posisi masjid yang berbatasan langsung dengan Alun-alun Kota Probolinggo. Layanan ini tidak hanya berhenti saat arus mudik, namun juga akan terus dibuka hingga H+7 Lebaran untuk melayani arus balik.
Dukungan Donatur Masyarakat
Program pelayanan pemudik ini berjalan berkat dukungan penuh dari masyarakat dan donatur lokal yang rutin menyumbangkan takjil serta makanan ringan.
"Kami siap melayani 24 jam penuh. Kami mengimbau bagi pemudik yang merasa lelah untuk tidak ragu singgah di Masjid Agung Raudlatul Jannah agar perjalanan tetap aman dan selamat sampai tujuan," pungkas Ustaz Imam.




