Cara mengatur THR agar tidak habis setelah lebaran
Cara mengatur THR agar tidak cepat habis setelah Lebaran. Simak cara membagi THR untuk kebutuhan, tabungan, dan tujuan finansial jangka panjang.

Cara mengatur THR agar tidak habis setelah lebaran (Sumber: AI generate image)
Cara mengatur THR agar tidak habis setelah lebaran (Sumber: AI generate image)
Cara mengatur tunjangan hari raya (THR) agar tidak habis saat lebaran, selalu menjadi momen yang dinantikan menjelang Lebaran. Uang tambahan ini sering dianggap sebagai kesempatan untuk memenuhi berbagai kebutuhan sekaligus keinginan. Mulai dari belanja pakaian baru, menyiapkan hidangan spesial, hingga biaya mudik dan berbagi dengan keluarga.
Namun, tanpa perencanaan yang matang, THR sering kali habis hanya dalam waktu singkat. Setelah Lebaran berlalu, tidak sedikit yang kembali menghadapi kondisi keuangan yang menipis. Karena itu, penting untuk mengatur THR dengan bijak agar manfaatnya bisa dirasakan lebih lama.
Kenapa THR sering cepat habis?
Banyak orang menganggap THR sebagai uang bonus yang bebas digunakan. Pola pikir ini membuat pengeluaran menjadi tidak terkontrol, terutama untuk belanja impulsif atau kebutuhan yang sebenarnya tidak terlalu penting.
Selain itu, momen Lebaran identik dengan tradisi berbagi, berkumpul, dan tampil maksimal. Tanpa perencanaan, pengeluaran kecil yang dilakukan berulang kali bisa menguras THR tanpa disadari.
Buat skala prioritas sebelum membelanjakan THR
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menentukan kebutuhan utama. Dahulukan pengeluaran wajib seperti zakat, kebutuhan pokok Lebaran, serta biaya transportasi jika berencana mudik.
Setelah kebutuhan utama terpenuhi, barulah alokasikan dana untuk kebutuhan tambahan seperti belanja pakaian atau hiburan. Dengan membuat daftar prioritas, penggunaan THR akan lebih terarah dan tidak berlebihan.
Gunakan rumus pembagian THR yang aman
Agar lebih terkontrol, THR sebaiknya dibagi ke dalam beberapa pos pengeluaran. Salah satu cara yang bisa digunakan adalah pembagian sederhana:
- 40% untuk kebutuhan Lebaran dan keluarga
- 30% untuk tabungan atau investasi
- 20% untuk kebutuhan pribadi
- 10% untuk sedekah atau berbagi
Metode ini membantu menjaga keseimbangan antara kebutuhan saat ini dan rencana keuangan di masa depan. Perencanaan ini akan membantu untuk mengalokasikan dana yang tepat dan pas, serta menggunakan uang dengan bijaksana untuk jangka panjang.
Memanfaatkan aplikasi keuangan untuk menghitung pengeluaran tiap harinya dapat membantu untuk mengatur dengan solutif, setiap harinya tentu akan ada proses transaski dengan cara mudah mengakses dan memasukan catatan pada perhari, perminggu bahkan perbulannya.
Sisihkan untuk tabungan dana darurat
Banyak orang menghabiskan seluruh THR tanpa menyisakan dana cadangan. Padahal, sebagian THR bisa dimanfaatkan untuk memperkuat tabungan atau dana darurat.
Dana darurat sangat penting untuk menghadapi kebutuhan tak terduga setelah Lebaran, seperti biaya kesehatan, perbaikan kendaraan, atau kebutuhan mendesak lainnya. Dengan memiliki cadangan, kondisi keuangan akan tetap stabil.
Kontrol pengeluaran untuk belanja lebaran
Belanja menjelang Lebaran memang menyenangkan, tetapi tetap perlu dikendalikan. Tidak semua kebutuhan harus serba baru. Fokuslah pada barang yang benar-benar diperlukan.
Manfaatkan promo dengan bijak dan hindari kebiasaan membeli hanya karena tergiur diskon. Dengan mengontrol pengeluaran, THR bisa digunakan lebih efisien tanpa mengurangi makna perayaan.
Hindari utang konsumtif saat lebaran
Kesalahan yang sering terjadi adalah menambah utang demi memenuhi gaya hidup saat Lebaran. Penggunaan kartu kredit atau layanan paylater tanpa perhitungan dapat menjadi beban setelah hari raya.
Jika THR terasa terbatas, sebaiknya sesuaikan pengeluaran dengan kemampuan daripada menambah kewajiban finansial baru.
Manfaatkan THR untuk tujuan finansial jangka panjang
Selain untuk kebutuhan Lebaran, THR juga bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki kondisi keuangan. Misalnya dengan melunasi utang, memulai investasi, atau menambah tabungan pendidikan dan masa depan.
Dengan pengelolaan yang tepat, THR tidak hanya habis untuk konsumsi sesaat, tetapi juga menjadi langkah awal menuju kondisi finansial yang lebih sehat.
Cara mengatur THR agar tidak habis setelah lebaran dengan langkah bijak bukan berarti mengurangi kebahagiaan saat Lebaran. Justru dengan perencanaan yang matang, perayaan bisa tetap berjalan nyaman tanpa khawatir kondisi keuangan setelahnya. Kunci utamanya adalah disiplin dalam membagi dana dan menyesuaikan pengeluaran sesuai kemampuan.




