Daftar amalan sunnah Iduladha: Sebelum & sesudah shalat Id
Daftar amalan sunnah Iduladha: sebelum & sesudah shalat Id. Mencakup ibadah mulai dari takbir, ghusl, cara makan, hingga dzikir yang dianjurkan sesuai sunnah.

Daftar amalan sunnah Iduladha: Sebelum & sesudah shalat Id. (Sumber: Vecteezy/Muhammad Alfan Setyawan)
Daftar amalan sunnah Iduladha: Sebelum & sesudah shalat Id. (Sumber: Vecteezy/Muhammad Alfan Setyawan)
Amalan sunnah di waktu Iduladha dapat dilakukan dalam rentang sebelum dan sesudah shalat Id. Hal ini dianjurkan dalam Islam untuk menyempurnakan hari raya Iduladha. Karena Iduladha adalah momen penting bagi umat Islam yang jatuh pada 10 Dzulhijjah setelah wukuf di Arafah sebagai penanda telah dilaksanakannya waktu qurban. Sejatinya memang, uIslam dianjurkan melakukan berbagai amalan sunnah tersebut sebagaimana diajarkan oleh Nabi Muhammad ﷺ.
1. Membaca Takbir menjelang dan saat hari raya
Sebelum shalat Iduladha, umat Islam dianjurkan memperbanyak takbir memuji keagungan Allah dari pagi hari sampai menjelang pelaksanaan shalat. Takbir ini disunnahkan dari hari Tasyriq (10 Dzulhijjah) sejak terbit matahari sampai pelaksanaan shalat dan setelah shalat pada hari-hari Tasyriq lainnya. Ini bertujuan memuliakan hari raya dan mengingat hikmah ibadah haji serta qurban.
2. Ghusl atau mandi sunnah sebelum berangkat shalat
Amalan sunnah Iduladha sebelum shalat Id termasuk mengambil ghusl atau mandi penuh sebagai bentuk bersuci lahir dan batin. Hal ini meniru praktek Nabi ﷺ yang membersihkan diri sebelum menunaikan ibadah penting, sehingga umat muslim datang ke masjid dan shalat dalam keadaan bersih.
3. Memakai pakaian terbaik dan wangi-wangian
Sebelum berangkat melaksanakan shalat Iduladha, memakai pakaian terbaik yang dimiliki serta memakai wangi-wangian dianjurkan untuk menunjukkan rasa hormat dan bahagianya kita terhadap hari raya dan mengikuti tradisi Nabi ﷺ yang memakai pakaian rapi pada dua hari Id. Pakaian terbaik ini juga mencerminkan rasa syukur atas nikmat Allah.
4. Tidak makan sebelum shalat Iduladha, lalu makan setelahnya
Salah satu pembeda amalan sunnah saat Iduladha adalah kebiasaan makan dalam konteks waktu yang dianjurkan. Berbeda dengan Idul Fitri yang sunnah makan sebelum shalat, pada Iduladha dianjurkan tidak makan apapun sebelum shalat dan menunggu sampai kembali dari jamaah shalat lalu makan dari hasil qurban yang dilakukan. Ini berdasarkan hadits yang menyebutkan bahwa Nabi ﷺ tidak makan pada hari tersebut sampai kembali dari shalat dan makan dari hasil qurbannya.
5. Berjalan kaki ke tempat shalat
Sebelum shalat Iduladha, umat Islam dianjurkan berjalan kaki ke tempat pelaksanaan shalat jika memungkinkan. Ini termasuk bagian dari sunnah karena menunjukkan kesederhanaan, kekhusyukan, dan ikhlas dalam ibadah. Berjalan kaki juga memberi kesempatan untuk memperbanyak dzikir dan takbir sepanjang perjalanan.
6. Memperbanyak dzikir dan doa setelah shalat Id
Setelah shalat Iduladha, dianjurkan memperbanyak dzikir dan doa sebagai bentuk syukur kepada Allah atas kesempatan merayakan hari raya, menyempurnakan ibadah qurban, serta memperkuat ikatan sosial umat. Selain dzikir, umat muslim biasa saling memberi ucapan yang baik dan mempererat hubungan kekeluargaan.
7. Menyampaikan salam dan bergembira sesuai sunnah
Setelah menyelesaikan shalat Iduladha, umat Islam dianjurkan menyampaikan salam yang baik satu sama lain dan berbagi kebahagiaan dalam batas syariat. Meskipun ucapan salam bukan sunnah yang diwajibkan, membalas salam itu hukumnya wajib, sedangkan memulai salam semacam itu tidak diwajibkan namun tidak dilarang.
Daftar amalan sunnah Iduladha sebelum & sesudah shalat mencakup berbagai ibadah yang diajarkan oleh Nabi ﷺ untuk menyempurnakan perayaan hari raya. Semua amalan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran atas keimanan kita, memperkuat ikatan antar sesama, serta jadi pengingat kita terhadap hikmah kurban dan bagaimana menunjukan ketaatan pada Allah SWt.
Dengan mengikuti amalan sunnah tersebut, umat Islam dapat memperoleh pahala dan manfaat ibadah yang lebih lengkap dalam momen Iduladha.




