Top
Begin typing your search above and press return to search.

7 tips atur keuangan selama Ramadan agar tidak boros

Tips atur keuangan selama Ramadan agar tidak boros dan terhindar dari belanja impulsif. Strategi hemat, realistis, dan mudah diterapkan hingga Lebaran.

7 tips atur keuangan selama Ramadan agar tidak boros
X

7 tips atur keuangan selama Ramadan agar tidak boros (Sumber:Istimewa)

Atur keuangan selama Ramadan adalah kunci supaya pengeluaran tetap terkendali di tengah banyak kebutuhan sahur, buka puasa, dan persiapan lebaran. Tanpa strategi yang tepat, kantong bisa cepat jebol meski penghasilan tetap.

Dengan perencanaan yang baik, tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang, menyiapkan kebutuhan pokok, dan menghindari belanja konsumtif yang bikin stress.

Bulan Ramadan memang penuh godaan: promo makanan manis, kue kering, hingga baju baru. Banyak orang lupa membedakan kebutuhan dan keinginan. Misalnya, membeli bahan makanan untuk sahur dan buka jelas kebutuhan, sementara membeli baju baru setiap minggu hanya keinginan.

Ramadan seharusnya jadi momen menahan diri, termasuk dalam urusan finansial. Supaya keuangan tetap aman sampai Lebaran, berikut 7 tips mengatur keuangan selama Ramadan agar tidak boros yang realistis dan bisa langsung dipraktikkan.

Tips mengatur keuangan selama Ramadan

1. Buat anggaran harian dan bulanan

Mulailah dengan membuat daftar pengeluaran pokok, seperti bahan makanan, takjil, dan kebutuhan rumah tangga. Tentukan batas pengeluaran untuk setiap kategori.

Misalnya, 60% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk camilan atau takjil, dan 10% untuk tabungan lebaran. Dengan anggaran yang jelas, bisa memantau pengeluaran harian, mengurangi pemborosan, dan tetap punya cadangan uang untuk kebutuhan mendesak.

2. Belanja cerdas dan pilih produk berkualitas

Memilih produk yang tahan lama lebih hemat dalam jangka panjang. Misalnya, saat membeli sarung atau baju koko, pilih Sarung yang benangnya kuat dan adem.

Satu sarung berkualitas bisa dipakai bertahun-tahun, jauh lebih hemat dibanding membeli banyak tapi cepat rusak. Strategi ini juga bisa diterapkan untuk mukena, baju lebaran, atau peralatan rumah tangga lainnya.

3. Masak sendiri menu sahur dan buka

Memasak sendiri jauh lebih hemat dibanding sering jajan. Pilih menu sederhana tapi bergizi, seperti telur, sayur, oatmeal, atau bubur sehat.

Membeli bahan pokok dalam jumlah besar di awal bulan juga bisa menghemat pengeluaran dan memastikan kebutuhan terpenuhi tanpa harus belanja mendadak.

4. Hindari belanja impulsif saat diskon

Promo dan diskon memang menggoda, tapi tanyakan dulu: “Apakah ini benar-benar dibutuhkan?” Kebiasaan ini melatih kontrol diri, sama seperti puasa mengajarkan sabar dan disiplin.

Dengan membiasakan diri membeli hanya yang penting, bisa mengurangi pengeluaran yang tidak perlu dan tetap nyaman menjalani bulan Ramadan.

5. Gunakan aplikasi catatan keuangan

Banyak aplikasi gratis yang membantu mencatat pengeluaran harian. Dengan begitu, bisa memantau setiap transaksi dan menyesuaikan anggaran jika perlu. Aplikasi ini juga membantu melihat pola belanja, sehingga di bulan berikutnya bisa lebih cerdas merencanakan pengeluaran.

6. Sisihkan sebagian untuk sedekah

Menyisihkan uang untuk sedekah bukan hanya amal, tapi juga memberi perspektif bahwa uang bukan hanya untuk diri sendiri. Dengan begitu, lebih bijak saat membelanjakan sisa uang, sekaligus mendapat pahala tambahan selama bulan Ramadan.

7. Siapkan dana cadangan untuk kebutuhan tak terduga

Selalu sisihkan sebagian uang untuk kebutuhan mendadak, seperti peralatan rumah rusak atau pengeluaran darurat keluarga. Ini membantu mengurangi stres dan menjaga kondisi keuangan tetap sehat.

Tips atur keuangan selama Ramadan sangat membantu menjaga pengeluaran tetap terkendali dan membuat ibadah lebih fokus. Hemat bukan berarti pelit, tapi memilih yang berkualitas dan tahan lama.

Seperti memilih sarung yang nyaman dan awet, satu sarung berkualitas lebih menguntungkan dibanding beli banyak tapi cepat rusak. Dengan strategi sederhana ini membuat anggaran, belanja cerdas, memasak sendiri, dan menyisihkan untuk sedekah.

Sumber : Elshinta.Com

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire